20 Pelanggaran Pilkada Mengarah Ke Pidana

Suriadi
Suriadi

Kamis, 03 Desember 2020 19:14

20 Pelanggaran Pilkada Mengarah Ke Pidana

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Badan pengawas Pemilu Provinsi (Bawaslu) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyebutkan sebanyak 242 temuan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh sejumlah pasangan calon Kepala daerah dan Wakil kepala Daerah 

Hal itu berdasar pada hasil rekapitulasi dugaan pelanggaran yang dilakukan tim monitoring BAwaslu provinsi, dan dari hasil menunjukkan jika Kabupaten Barru menduduki peringkat pertama dugaan pelanggaran pilkada

Ketua Bawaslu Sulsel Laode Arumahi ditemui di ruangannya menyebutkan dari jumlah dugaan pelanggaran tiga di antara kasus tersebut menjalani proses di tingkat Gakkumdu dan DKPP 

Baca Juga  Bawaslu Sulsel Tingkatkan Kesiapan Bawaslu Menuju Pemilu Serentak 2024

‘Iya itu hasil monitoring kami dari jumlah tersebut tiga kasus di Tiga daerah Barru, Selayar dan Soppeng kini masih dalam proses,” Kata Arumahi 

Dia menjelaskan dari jumlah tersebut juga dikatakan KPU Provinsi dan Kabupaten dianggap tidak profesional dalam melakukan pembentukan PPS, sehingga mengakibatkan beberapa oknum PPS tidak netral dan menjadi bagian dari pasangan calon kepala daerah

Baca Juga  Caleg PAN Diduga Money Politic, Aliansi Masyarakat Kindang Minta Bawaslu Tegas

Selain itu, bawaslu juga menilai jika kinerja KPU dalam melakukan verifikasi berkas pasangan calon tidak teliti sehingga mengakibatkan pendaftaran pasangan calon tidak sesuai dengan prosedur yang diatur dalam PKPU. 

“Itu semua jenis jenis pelanggaran yang ditemukan dalam dalam proses pemantauan penyelenggaraan pilkada serentak, dan ada kasus yang kami anggap ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang ada,” Jelasnya 

Baca Juga  Langkah Progresif Bawaslu Diapresiasi, Hadirkan Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual

Selain dugaan pelanggaran yang terjadi di penyelenggara, Bawaslu juga menerima sebanyak 41 laporan pelanggaran an ada 10 laporan yang ditindaklanjuti oleh Bawaslu,  Pelanggaran kode etik sebanyak 17 kasus dan pelanggaran administrasi sebanyak 117 kasus

“Kini ada 20 kasus yang mengarah pelanggaran pidana dan kasus tersebut ditangani oleh pihak gakkumdu, diantaranya adanya money politik yang terjadi,” Jelasnya (***)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen08 November 2026 21:15
HUT ke-419 Makassar, Supraatman: Pembangunan Harus Berdampak, Warga Harus Merasa Aman
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Usia 419 tahun bukan sekadar angka bagi Kota Makassar. Momentum hari jadi ini harus menjadi titik evaluasi sekaligus dorongan...
Daerah08 November 2026 20:23
Emas Petanque PORPROV XVIII untuk Sidrap, Nuralisyah Fitri Bakil Ukir Prestas
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menambah catatan prestasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selata...
Daerah08 November 2026 17:47
HKN ke-62, Pemkab Barru Perkuat Komitmen Pemerataan Layanan Kesehatan
BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmennya memperkuat kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan ma...
Metro08 November 2026 17:44
HUT ke-419 Makassar, Appi-Aliyah Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Festival Pangan dan Pasar Murah
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Menjaga daya beli masyarakat di tengah kebutuhan pokok yang terus menjadi perhatian menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota ...