Berkat Infrastruktur, Jeneponto Berpotensi Jadi Lumbung Energi dan Pangan Sulsel

Suriadi
Suriadi

Rabu, 06 Januari 2021 22:24

Berkat Infrastruktur, Jeneponto Berpotensi Jadi Lumbung Energi dan Pangan Sulsel

TROTOAR.ID, JENEPONTO, — Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah, berharap agar infrastruktur yang ada di Kabupaten Jeneponto dapat selesai sesegera mungkin, agar dapat dimanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan.

Termasuk Bendungan Kelara serta Bendungan Karalloe. Dengan potensi infrastruktur yang ada, dapat menjadikan Jeneponto sebagai lumbung energi dan lumbung pangan.

“Apalagi kalau nanti Kelara selesai, itu puluhan ribu hektare lahan bisa diairi,” kata Nurdin Abdullah di Rumah Jabatan Bupati Jeneponto, Rabu, 6 Januari 2021.

Ia berharap, Presiden bisa datang ke Jeneponto untuk meresmikan berbagai proyek strategis, termasuk Bendungan Kelara.

Menurut Nurdin, potensi yang dimiliki Jeneponto sebagai lumbung energi, dapat menjadikan kabupaten ini sebagai pusat smelter yang merupakan fasilitas pengolahan hasil tambang. Sumber energinya berasal dari tenaga bayu (angin). PLTB Jeneponto memiliki kapasitas 72 MW. Serta berbagai potensi energi lainnya yang dapat dimaksimalkan.

“Dari seluruh daerah di Sulsel, Jeneponto ini potensi anginnya paling tinggi. Paling berkualitas. Jadi hampir semua investor yang datang ke saya menyampaikan itu. Saya kira, salah satu syarat untuk mendirikan industri itu adalah listrik,” jelasnya.

Potensi lain adalah sektor pariwisata. Jeneponto memiliki pantai yang indah.

Dalam kunjungan kerja ini, Nurdin juga melakukan kunjungan ke ruas jalan di Desa Kalimporo dan Desa Pallantikang, Kecamatan Bangkala. Ini merupakan dua akses jalan yang dibangun dari bantuan keuangan daerah.

Pemkab Jeneponto juga menyampaikan beberapa usulan pembangunan infrastruktur, seperti akses jalan, irigasi jaringan tersier, dan pembangunan tanggul.

Ia menjelaskan, dari usulan yang ada, Pemprov akan melihat yang mana dapat menjadi prioritas sesuai dengan kondisi keuangan. Menurut Nurdin, yang mendesak adalah Pembangunan Pasar Turatea sebesar Rp 20 miliar. Serta peningkatan jalan dan pembangunan pedesterian jalan sebesar Rp 36 miliar.

“Jadi total Rp 56 miliar. Mungkin itu dulu prioritas. Yang lain kita akan melihat anggaran. Minggu depan Insyaallah SK-nya akan kita kirim. Mudah-mudahan ada sisa anggaran lagi, kita masukkan irigasi tersier,” pungkasnya. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 Mei 2026 15:54
Munafri–Aliyah Rangkul Buruh, May Day 2026 di Makassar Diawali Fun Walk Penuh Kebersamaan
MAKASSAR, Trotoar.id – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Makassar berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Wali K...
Metro01 Mei 2026 15:52
May Day Makassar 2026 Dikemas Humanis, Diawali Jalan Sehat hingga Panggung Rakyat
MAKASSAR, Trotoar.id — Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Makassar hadir dengan konsep berbeda yang lebih humanis, inklusif,...
Politik01 Mei 2026 15:48
KPU Makassar Sosialisasikan PDPB Bersama Disdukcapil hingga Tingkat Kecamatan
MAKASSAR, Trotoar.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar terus memperkuat pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) Tahun 2026 melalui ...
Daerah01 Mei 2026 15:45
Tinjau Pembibitan, Bupati Luwu Targetkan Kejayaan Kakao Kembali
Makassar, Trotoar.id — Patahudding meninjau langsung lokasi pembibitan sekaligus pelatihan teknik sambung pucuk kakao di nursery milik PT Triwan...