Kasmin: Saya Ditawari Sandi Uang Rp170, Tapi Saya Tolak, Setelah Itu Pak Sekprov Marahi Saya

Awal Febri
Awal Febri

Kamis, 21 Januari 2021 22:54

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Hayat Gani Mengikuti Rapat virtual bersama dengan KPK
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Hayat Gani Mengikuti Rapat virtual bersama dengan KPK

Setelah pertemuan di hotel tersebut, lanjut Kasmin dirinya diinformasikan oleh kepala dinas Sosial jika dirinya dipanggil Sekprov, tak lama kemudian ajudan Sekprov pun juga menelpon dirinya jika ditunggu di ruangan Sekprov hari itu

Hingga dirinya yang cuma kepala bidang bergegas menghampiri sekprov namun dirinya bertanya apa sebab dirinya dipanggil Sekprov, sesampai di sana dirinya langsung di maki jika  dirinya adalah bawahan yang tidak bisa diatur 

“Kenapa kamu tidak mau diatur?” kata Sekprov seperti dicontohkan oleh Kasmin kepada Trotoar.

Hingga pada sidang kedua dirinya meminta kepada Majelis Tuntutan Ganti Rugi untuk membuka rekaman CCTV pada bulan mei diantara tanggal 9 hingga 11.

“Saya juga sudah minta untuk dibuka CCTV’ di ruangan Sekprov tepat pada tanggal 9 hingga 11 bulan 5 tahun 2020. Bapak Sekprov memanggil saya ke ruangannya melalui Pak Kadis,” kata Kasmin, Kamis (21/1/2021).

Saat ini, Kasmin heran karena disangka pasal gratifikasi padahal dirinya tak menerima uang dari PT Rifat Sejahtera sepeserpun.

“Saya belum terima sepeserpun. Dan itu saya bilang ke Pak Kadis bahwa ada yang mencoba mendelegitimasi Dinsos. Kalau uang itu buat kita, kenapa tidak langsung ke kita,” bebernya.

Sebelumnya, kasus ini mulai muncul pasca inspektorat melakukan pemeriksaan, akan tetapi Kepala inspektorat, Sri Wahyuni mengaku Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) adalah rahasia negara.

Sekprov Provinsi Sulsel sendiri Abdul Hayat Gani mengakui jika Albar adalah orang yang dikenalnya namun Sandi dia tidak mengenalnya. 

“Albar saya kenal tapi tidak dekat, kalau Sandi sama sekali saya tidak kenal,” Katanya 

Bahkan dia mengatakan jika apa yang disampaikan Kasmin adalah Fitnah terhadap dirinya sebab dirinya tidak pernah intervensi kebijakan soal sembako covid-19. (**)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah06 Mei 2026 16:22
Data Kerugian Negara Belum Jelas, Kejari Bulukumba Terus Berproses Bupati: Kita Hormati Prosesnya
BULUKUMBA, Trotoar.id — Penanganan kasus dugaan korupsi proyek revitalisasi Pasar Sentral Bulukumba senilai Rp59 miliar hingga kini masih menyisakan...
Metro06 Mei 2026 15:50
DPRD Sulsel Rekomendasikan Penghentian Aktivitas CV Hadaf Karya Mandiri di Enrekang
MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan merekomendasikan penghentian aktivitas operasional CV Hadaf Karya Mand...
Politik05 Mei 2026 21:53
Pelantikan Ketua KNPI Sulsel Dihiasi Dukungan Tokoh Nasional dan Daerah
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelantikan Vonny Ameliani Suardi sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan periode 2026–2029 m...
Daerah05 Mei 2026 18:09
Evaluasi PAD Triwulan I, Syaharuddin Alrif Instruksikan OPD Akselerasi Penggunaan QRIS
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola pendapatan un...