TROTOAR.ID, MAKASSAR — Keinginan Penjabat Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin untuk melaksanakan lelang jabatan pejabat lingkup pemerintah Kota Makassar diakhir masa jabatannya sebagai penjabat nampaknya harus kandas.
Lantaran Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) merekomendasikan lelang jabatan harus melakukan koordinasi dan seizin walikota terpilih Danny Pomanto, dan jika itu tidak dilakukan maka KASN akan membatalkan niat lelang jabatan yang akan dilakukan.
Namun niat PJ Walikota Makassar melakukan lelang jabatan nampaknya harus kandas, lantaran Danny Pomanto walikota terpilih enggang bertemu dengan PJ walikota membahas usulan lelang jabatan yang nota benenya di setir dari pemerintah provinsi
Baca Juga :
Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo menyebutkan, pelaksanaan lelang jabatan yang dilakukan pemerintah kota Makassar terkesan dadakan, sebab masa jabatan Pj Walikota sepekan lagi akan berakhir.
“Ini terkesan dipaksakan, sebab masa jabatan pj Walikota akan segera berakhir, sehingga ada motif dibalik dilaksanakannya lelang jabatan, apa lagi pansel dan tim seleksi di isi oleh orang-orang pemprov,”Katanya
Alangkah bijaknya jika lelang jabatan diserahkan kepada walikota dan wakil walikota Makassar dilakukan usai pelantikan dan diserahkannya, sebab merekalah yang akan menentukan kabinet dan orang-orang yang bisa bekerjasama membangun Makassar.
Lagi pula dia mempertanyakan adanya tim TGUPP yang ditunjuk sebagai tim seleksi dalam lelang jabatan yang ingin dilakukan Pj walikota di masa akhir jabatannya, seharusnya tim panel dan seleksi nantinya diserahkan kepada Dany Fatma untuk menentukan tim seleksi lelang jabatan
“Berhentilah memaksakan kehendak anda, sebab kami di Makassar paham maksud dan tujuan anda melakukan lelang jabatan, dan saya yakin Danny-Fatma tidak akan pernah menyetujui pelaksanaan lelang jabatan yang dipaksakan ini, Tegasnya
Sebelumnya Pemerintah Kota Makassar mengirim surat pemberitahuan akan dilakukannya lelang jabatan ke KASN, namun KASN meminta agar kiranya walikota dan wakil walikota Terpilih merestui lelang jabatan tersebut, sehingga meminta pemkot makassar untuk melakukan koordinasi kepada Dany-Fatma jika tidak maka lelang tersebut akan dibatalkan KASN.




Komentar