4 Inovasi Luwu Utara Masuk Buku Top 30 Pelayanan Publik Terbaik di Sulsel

Suriadi
Suriadi

Selasa, 09 Februari 2021 23:17

Pemda Luwu Utara
Pemda Luwu Utara

TROTOAR.ID, LUWU UTARA — Empat inovasi Pemerintah Kabupaten Luwu Utara yang berhasil meraih penghargaan TOP 30 Inovasi Pelayanan Publik pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Jaringan Inovasi Pelayanan Publik (JIPP) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan didokumentasikan dalam sebuah Buku TOP 30 Inovasi Pelayanan Publik Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2020.

Keempat inovasi tersebut adalah: (1) Sipena atau Sistem Informasi Pemetaan Bencana dari BPBD; (2) Kampung Penyelamat Jiwa dari Dinas Kesehatan; (3) Penjaga Jumpa Berlian atau Jumat Pagi Bersih Lingkungan dari Pemerintah Kecamatan Sukamaju Selatan; dan (4) Smart BUMDes dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Baca Juga  <h1>Tamil Soiled Tales</h1>

Kepala Bagian (Kabag) Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Luwu Utara, Muhammad Hadi, menjelaskan bahwa masuknya 4 inovasi Luwu Utara ini, selain menjadi bahan referensi bagi Perangkat Daerah lain untuk terus memproduksi inovasi, juga sebagai motivasi bagi calon inovator di setiap Perangkat Daerah untuk terus menciptakan inovasi.

“Alhamdulillah, buku ini nantinya akan menjadi pedoman kita di dalam melihat inovasi-inovasi yang telah kita terbitkan, termasuk inovasi daerah lain yang sudah memeroleh penghargaan TOP 30,” kata Kabag Organisasi, Hadi, dalam Rapat Pembahasan Revisi dan Pembentukan Tim Pelaksana Warkop Indah, Selasa (9/2/2021), di Warkop Indah Kantor Bupati.

Baca Juga  Bupati Lutra Buka Musda Tilawatil Qur'an

Hadi mengungkapkan, 4 inovasi ini adalah inovasi yang digodok di Warkop Indah sebagai wadah inovator menuangkan ide dan buah pikirannya dalam menghadirkan inovasi pelayanan publik yang betul-betul dampaknya dirasakan publik.

“Inovasi ini lahir dari Warkop Indah. Warkop Indah ini kan kita inisiasi di 2018. Sementara inovasi ini kita kompetisikan di 2019 kemarin sampai 2020. Jadi seluruh rangkaiannya tercipta di Warkop Indah,” terang Hadi.

Baca Juga  Kondisi Hulu Sungai Baliase Normal, Kalaksa BPBD Minta Warga Tenang dan tidak Panik

Terpisah, Kepala Biro Organisasi Setda Sulsel, Andi Mirna, menyebutkan, pendokumentasian inovasi TOP 30 dimaksudkan untuk menyiapkan database inovasi pelayanan publik yang lebih baik dan sebagai referensi dalam menentukan arah kebijakan pelayanan publik di Sulsel.

“Ini sudah sejalan dengan visi-misi Gubernur untuk menjadikan Sulsel lebih inovatif, serta mendorong program One Agency One Innovation kita,” kata dia. (LH)

Penulis : Ras

 Komentar

Berita Terbaru
Metro21 Oktober 2026 22:17
Tekan Tawuran, Appi Kerahkan Camat-Lurah Patroli Malam dan Aktifkan Pos Ronda
MAKASSAR, Trotoar.id — Maraknya tawuran antarkelompok di Kota Makassar mendorong Pemerintah Kota Makassar memperkuat langkah pencegahan di tingkat w...
Metro21 Oktober 2026 18:12
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Appi Tegaskan PSEL Makassar Tak Boleh Dipaksakan
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan rencana pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota...
Metro21 Oktober 2026 17:16
Tampil di Forum Asia-Pasifik, Appi Paparkan Inovasi PAUD Holistik-Integratif Makassar
JAKARTA, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membawa inovasi pembangunan anak usia dini Kota Makassar ke panggung Asia-Pasifik. Di f...
Daerah09 Februari 2021 23:17
4 Inovasi Luwu Utara Masuk Buku Top 30 Pelayanan Publik Terbaik di Sulsel
GOWA, Trotoar.id — Jalan berlubang dan debu yang selama ini menjadi persoalan pengguna jalan di ruas Burung-Burung–Bili-Bili, Kabupaten Gowa, kini...