TROTOAR.ID, LUWU UTARA — Usai DIlantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Luwu Utara Indah Putri Indriani dan Suaib Mansur menyebutkan ada beberapa program utamanya dalam menjalankan pemerintahan 100 hari kedepan.
Program yang prioritaskan tercapai 100 hari kerja, yakni program pemulihan atau recovery kota Masamba dan beberapa wilayah terdampak pasca bencana banjir bandang menjadi prioritas yang akan terus digenjot secara simultan.
“Seratus hari kedepan kita memiliki program yang skala prioritas, jadi kami butuh dukungan masyarakat untuk menjalankan program recovery Luwu utara pasca Banjir Bandang,” Kata Indah
Baca Juga :
Politisi Golkar tersebut juga mengatakan, selain recovery pasca bencana alam kemarin, pihaknya juga akan menyukseskan program vaksinasi covid-19 yang saat ini sudah berjalan dan menyasar kaum lansia.
Selanjutnya Indah bersama Suaib juga akan melakukan pemulihan ekonomi pasca pandemi virus corona, dan aktivitas masyarakat di ruang publik di tengah adaptasi kebiasaan baru dengan memanfaatkan karya anak bangsa berupa pemanfaatan alat deteksi Covid-19, dengan mendorong program GeNoSe, di ruang-ruang publik.
Pada kesempatan itu pula, istri anggota DPR-RI Muhammad Fauzi juga menyatakan ada lima program dari pasangan BISA yang juga akan ikut didorong dalam program kerja 100 hari yakni BISA Bangkit, BISA Maju, BISA Terkoneksi, BISA Bersaing, dan BISA Mandiri. BISA Bangkit
Semua Program 100 hari kami berkaitan dengan pemulihan ekonomi, sosial dan infrastruktur. terciptanya lapangan kerja, dan menjadikan Luwu Utara sebagai kabupaten yang mampu meningkatkan daya saing daerah,” jelasnya
Senada Indah, Suaib, dalam pidato perdananya juga meminta dukungan masyarakat, dirinya berharap semua elemen kembali menyatu pasca pesta demokrasi dan bersama-sama membangun lutra untuk masa depan dan kesejahteraan rakyat..
“Insya Allah, kita akan bergerak semaksimal mungkin untuk membangkitkan kembali ekonomi pasca bencana, dan di tengah pada Covid-19. Dukungan kita semua sangat berarti buat kami di dalam menata pemerintahan ke depan. (LH)



Komentar