Lutra Terima 1.800 Dosis Vaksin Tahap II, Wabup Suaib Mansur Siap Divaksin Pertama

Suriadi
Suriadi

Selasa, 02 Maret 2021 11:41

Wakil Bupati Luwu Utara Suaib mansyur Menerima Ribuan Vaksin Covid-19
Wakil Bupati Luwu Utara Suaib mansyur Menerima Ribuan Vaksin Covid-19

TROTOAR.ID, LUWU UTARA — Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara kembali menerima 1.800 dosis vaksin Covid-19 untuk pelaksanaan vaksinasi tahap kedua.

Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur, menerima secara simbolis vaksin sinovac tersebut dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (2/3/2021), di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Luwu Utara.

Rencananya, pelaksanaan vaksinasi tahap kedua akan dilakukan besok, Rabu 3 Maret 2021 di Aula La Galigo Kantor Bupati dan akan diawali oleh Suaib Mansur sebagai penerima vaksin pertama.

Vaksinasi tahap kedua akan menyasar para pelayan publik, di antaranya ASN, TNI, Polri, para pedagang, pegawai swasta, termasuk para pekerja media alias wartawan.

“Kita sangat bersyukur bahwa ada lagi penambahan vaksin untuk Luwu Utara. Mungkin sasaran kita kali ini adalah pelayan publik. Tentu semua ini semua adalah upaya kita untuk memutus mata rantai Covid-19 yang sudah setahun melanda kita,” tutur Suaib usai menerima vaksin secara simbolis dari Pengelola Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan.

Suaib tak lupa mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah provinsi atas kiriman vaksin Covid-19 tahap kedua.

“Vaksin ini kan sebagai ikhtiar kita menjaga imun tetap terjaga untuk bisa menangkal Covid-19, sehingga aktivitas kita bisa tetap berjalan. Kita berharap bantuan vaksin masih tetap ada untuk tahap-tahap selanjutnya,” harap dia.

Mantan Kadis PUPR ini juga berharap kepada seluruh pelayan publik di Luwu Utara, utamanya para ASN, untuk dapat mengambil bagian dan mengikuti vaksinasi besok.

“Kita berharap para ASN, terutama yang berhubungan dengan banyak orang untuk tidak ragu mengikuti vaksinasi. Sekali lagi, tidak perlu ragu, karena memang tidak ada efek sama sekali,” ajak Suaib.

Saat ditanya apakah dirinya siap mengawali vaksinasi sebagai penerima pertama, ia mengaku tidak memiliki keraguan sama sekali untuk disuntik vaksin.

“Insya Allah, besok saya siap mengawalinya, kalau hasil screening memenuhi syarat, kenapa tidak? Kita harus mau divaksin karena kita juga sering berinteraksi dengan masyarakat kita,” tandas dia.

Sementara itu, Pengelola Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Sri Suryanti, menyebutkan bahwa jumlah dosis untuk satu vial itu berbeda dengan tahap pertama.

Jika tahap pertama satu vial berisi satu dosis, maka vaksin tahap kedua ini satu vial berisi 10 dosis. “Jadi, ukuran vial kali ini sedikit lebih besar karena satu vial ada 10 dosis,” sebut dia.

Ia juga menyebutkan, bahwa pelaksanaan vaksinasi tahap kedua diharapkan selesai pada Juli 2021 mendatang.

“Kita menargetkan vaksinasi tahap kedua ini selesai pada bulan Juli mendatang. Untuk selanjutnya kita memasuki vaksinasi tahap ketiga. Di mana sasaran kita pada vaksinasi tahap ketiga adalah masyarakat umum, termasuk para lansia,” pungkasnya. (LH)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah07 Juni 2026 17:17
Rumah Membatik Bunga Mawar Bulukumba Latih Siswa SRMP 23 Makassar Membuat Sarung Batik Shibori
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Upaya pelestarian budaya membatik terus digalakkan melalui kegiatan edukatif dan kreatif. Salah satunya melalui pelatihan me...
Daerah07 Juni 2026 17:14
Bupati Barru Hadiri Puncak HBDI ke-118, Dorong Lansia Tetap Aktif dan Sehat
BARRU, TROTOAR.ID — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, bersama Wakil Bupati Abustan A. Bintang menghadiri puncak peringatan Hari Bakti Dokter Indo...
Parlemen07 Juni 2026 17:08
Diduga Karena Tekanan, Kepsek SMA/SMK di Sulsel Mengundurkan diri
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Isu pengunduran diri sejumlah kepala sekolah tingkat SMA dan SMK di Sulawesi Selatan secara serentak menjadi sorotan publik. ...
Metro06 Juni 2026 19:26
Aliyah Mustika Ilham Usulkan Pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat di DPRD
MAKASSAR, TROTOAR.ID— Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengusulkan pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) di tingkat DPRD provin...