DP Berbagi Ilmu Politik di Rakorwil PG Sulsel

Suriadi
Suriadi

Minggu, 07 Maret 2021 17:39

DP Berbagi Ilmu Politik di Rakorwil PG Sulsel

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Ramdhan “Danny” Pomanto menjadi pembicara pada kegiatan Rapat Kordinasi Wilayah (Rakorwil) Partai Gelora Indonesia di Sandeq Ballroom, Minggu (7/3/21).

Dihadapan para kader yang hadir, Danny berbagi cerita mengenai pengalaman karir politiknya.
Sebagai pembuka ia menyebut kemenangannya pada Pilkada baru-baru ini tidak terlepas dari perjuangan salah satu partai baru itu.

“Kemenangan Danny-Fatma tidak terlepas juga dari perjuangan Partai Gelora ini. Dari sini kita lihat kecerdasan melihat potensi kemenangan. Sebenarnya, saya orang yang cukup awam berpolitik. Namun, saya juga tidak mau terjebak dengan politik. Karena, politik itu sudah menjadi bagian luar biasa dalam kehidupan saya,” ucapnya.

Baca Juga  Awal Maret Golkar Enrekang Buka Pendaftaran Calon Ketua

Walikota Makassar dua periode dengan tagline anak lorong itu tengah berhasil menyentuh hati rakyat Makassar.

Danny menyebut, bahasa politik tertinggi yaitu bahasa Kebaikan. Pedoman Ilmu politik yang dipelajarinya yakni bahasa kebaikan. Karena menurutnya, bahasa kebaikan inilah yang membuat Danny Pomanto masih dicintai rakyat Makassar.

Baca Juga  KPK kembali Lakukan Pengeledahan di Sulsel Terkait Kasus NA

“Tidak gampang setelah kotak kosong menang, dua tahun ini kosong dan kita kembali dipilih oleh masyarakat. Ini sebuah keajaiban dari yang saya sebut tadi yaitu bahasa kebaikan. Dengar dan bantu secara ikhlas rakyatta, inilah balasan dari perjuangan yang didasarkan keikhlasan,” tuturnya.

Danny pun tak memungkiri kecerdasan dan kedewasaan warganya dalam pilkada 2020, kemarin. Dengan kecerdasan ini, ia berkesempatan untuk membangun Makassar yang lebih baik seperti visi-misi yang ia sudah komitmenkan.

Baca Juga  Pjs Wali Kota Makassar Tekankan Integritas dan Profesionalisme Pengawas TPS untuk Sukseskan Pilkada 2024

Ia pun berpesan kepada para kader dihadapannya jika ingin sukses berpolitik jangan menjadi sombong. Berpedoman kepada Alquran.

“iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin. Kalau kita pahami ini makna maka rasa sombong tidak akan ada lagi dari hati kita. Intinya kita harus berkuasa dengan berkuasa kita bisa menjaga hak-hak rakyat,” tutupnya. (*).

Penulis : Ady

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen27 Oktober 2026 00:51
Pansus DPRD Sulsel Sepakat Tak Naikkan Tarif PKB dan BBNKB, Konsultasikan Perubahan Perda ke Kemendagri
4 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang membahas perubahan Pe...
Parlemen27 Oktober 2026 00:46
Pansus DPRD Sulsel Dorong Dana Abadi Kebudayaan dan Perlindungan Masyarakat Adat
7 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Pemajuan Kebudayaan DPRD Sulawesi Selatan mendorong pengu...
Metro26 Oktober 2026 14:44
Stadion Untia Mulai Ditimbun, Appi Kejar Target Rampung Akhir 2027
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, mulai memasuki ta...
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...