TROTOAR.id—Pasca ledakan bom bunuh diri di Gereka Katedral, Makassar, Minggu pagi (28/3), personel polres polman melaksanakan penyekatan/pemeriksaan terhadap kendaraan, barang dan orang yang memasuki wilayah Polman dalam rangka mencegah masuknya pelaku kejahatan/radikalisme dan terorisme di wilayah Polres Polman Polda Sulbar.
Kapolres Polman Akbp Ardi Sutriono.,S.I.K mengatakan Pasca ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar saya bersama Waka Polres Polman Kompol Douglas Harold Abraham Tuhuleruw dan personel Polres Polman melaksanakan penyekatan/pemeriksaan terhadap kendaraan, barang dan orang yang akan memasuki Provinsi Sulawesi Barat dalam rangka mencegah masuknya pelaku kejahatan/radikalisme dan terorisme di wilayah hukum Polres Polman Polda Sulbar.
“Untuk pemeriksaan sesuai dengan protap pengamanan dan SOP yang berlaku, baik itu pemeriksaan surat-surat seperti KTP, SIM dan tujuan masuk ke Provinsi Sulawesi Barat serta barang bawaan turut diperiksa oleh petugas untuk menghindari hal-hal yang dapat merugikan masyarakat.”
Baca Juga :
- HMI Cagora Ingatkan Gubernur Sulsel yang Baru Soal Bom Bunuh Diri dan Banyaknya Penangkapan Terduga Teroris
- Gaduh! Desak BNPT Buka Data Ponpes yang Dituduh Berafiliasi dengan Teroris, Fadli Zon: Jangan Membuat Saling Curiga
- ‘Daripada Sibuk Urus Pesantren Mending Kejar Teroris di Papua’, Ustadz Suardi: Pesantren Gerda Terdepan Bela Indonesia
Kapolres Polman AKBP Ardi Sutriono menegaskan jajaran kepolisian Polres Polman akan berupaya semaksimal mungkin menjaga perbatasan Sulawesi Barat. Selain pengamanan di perbatasan personil polres polman juga melaksanakan pengamanan di tempat ibadah, juga dilakukan tiap polsek jajaran Polres Polman.



Komentar