TROTOAR.id—Wakil Bupati Sinjai, Andi Kartini Ottong (AKAR), secara resmi membuka kegiatan konsultasi publik tahap pertama, Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sinjai.
KLHS ini merupakan salah satu instrumen yang digunakan dan diamanatkan oleh Undang-Undang untuk memberikan masukan terhadap RPJMD agar program bisa dipastikan telah memperhatikan dan mengintegrasikan prinsip-prinsip berkelanjutan di dalamnya.
Andi Kartini Ottong mengatakan paradigma pembangunan saat ini harus mengalami perubahan, yakni harus mempertimbangakan aspek berkelanjutan dan daya dukung lingkungan pembangunan berkelanjutan sesuai dengan Perpres 59 tahun 2017.
Baca Juga :
“Paradigma pembangunan harus mengalami perubahan, karena sebelumnya lingkungan hanya menganalisis terhadap dampak yang akan timbul dari pembangunan,” kata Wabup Sinjai di ruang pola kantor Bupati Sinjai, Kelurahan Alehanuae, Sinjai, Rabu (31/3/2021) pagi.
Andi Kartini juga berharap agar hasil kajian ini dapat memberikan gambaran kepada pemerintah daerah, sejauh mana Target Pembangunan Berkelanjutan (TPT) atau Suistainabel Development Goals (SDGS) yang telah dicapai dalam kurun waktu dua tahun.
“Sehingga RPJMD perubahan ini dapat mencapai target SDGS yang rasional,” ujarnya.
Selain itu, ia juga berharap kepada tim ahli yang mendampingi Pokja dapat bekerja secara maksimal dengan menggunakan piranti analisis yang diakui secara ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan. (Kky/sji)




Komentar