Novel: Komjen Firli Bahuri Bukan Pemilik KPK, Nggak Bisa Sewenang-wenang

Nuralamsyah
Nuralamsyah

Senin, 17 Mei 2021 19:04

Novel Baswedan.
Novel Baswedan.

TROTOAR.id—Penyidik senior KPK Novel Baswedan mengatakan bahwa Ketua KPK Komjen Firli Bahuri bukanlah penguasa di gedung antirasuah yang memiliki kewenangan melakukan segalanya.

Saat ditemui wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (17/5). Novel buka suara bahwa “Apapun yang dilakukan oleh Pak Firli Bahuri harusnya mendasari ke aturan hukum. Pak Firli Bahuri bukan pemilik KPK dan nggak bisa bertindak sewenang-wenang tanpa didasari hukum,” kata dia yang juga menjadi salah satu Pegawai yang diberhentikan lantaran tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Selain itu, Surat Keputusan yang dikeluarkan Firli Bahuri kepada 75 pegawai yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan dipertanyakan oleh Novel.

SK tersebut dipandang janggal, kata dia, karena para pegawai itu diminta menyerahkan tugas dan tanggung jawab mereka tanpa ada kejelasan batas waktu.

Menurut Novel, SK tersebut tetap membuat 75 pegawai KPK tetap mendapatkan gaji. Sementara tugas dan tanggung jawab diminta untuk diserahkan.

“Sebagai aparatur tentu kami harus melakukan kewajiban ketika mendapatkan gaji. Oleh karena itu, apakah tetap bekerja? Sebisa mungkin bekerja tetapi tentunya ada masalah serius dengan keputusannya Pak Firli Bahuri untuk memerintahkan diserahkan tugas dan tanggung jawab, tapi saya kira kita harus lihat ke depan seperti apa. Jadi kita belum bisa putuskan sekarang kita melihat fakta-fakta yang masih berjalan,” terang Novel.

Dia menganggap aneh poin SK yang meminta 75 pegawai menyerahkan tugas dan tanggung jawab.

Menurutnya, SK itu disebut terkait hasil Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) tapi malah pegawai KPK diminta menyerahkan tugas mereka kepada atasan masing-masing 

“Kami ingin mengklarifikasi dan mempertanyakan itu dengan surat resmi kepada pimpinan,” ujar Novel Baswedan.

 Komentar

Berita Terbaru
Hukum17 Juni 2021 23:01
Edy Rahmat Mengaku Pungut Upeti Dari Anggu Atas Perintah NA
Trotoar.id, Makassar -- Mantan anak buah Nurdin Abdullah, Edy Rahmat mengungkapkan fakta baru dalam kasus suap dan gratifikasi Gubernur Sulsel nonakti...
Metro17 Juni 2021 22:28
Dibawa oleh Walkot Makassar Naik Kapal Phinisi Kelilingi Laut Losari, Sandiaga Uno: F8 Kebangkitan Pariwisata dari Indonesia Timur
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno melakukan kunjungan kerja ke Kota Makassar, di Center Point of Indonesia...