Ribut dengan Aksi Demonstran, Andi Utta : Sipakatau Sipakalebbi Itu Budaya Kita

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 16 Juni 2021 17:36

Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf angkat bicara soal dirinya yang bersitegang dengan sekelompok demonstran beberapa waktu lalu
Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf angkat bicara soal dirinya yang bersitegang dengan sekelompok demonstran beberapa waktu lalu

Trotoar.Id,Bulukumba – Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf angkat bicara soal dirinya yang bersitegang dengan sekelompok demonstran beberapa waktu lalu

Muchtar Ali Yusuf mengatakan kericuhan bermula saat dirinya yang hendak menemui demonstran dari kelompok Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bulukumba yang menggelar aksi di depan kantor Bupati Bulukumba sambil membakar ban

Menurutnya penyampaian aspirasi dengan cara membakar ban dinilai kurang etis dan menganggu, pengguna jalan, sehingga dia mengatakan mahasiswa until menyampaikan aspirasi dengan melakukan dialog agar segala apa yang disampaikan dapat didengarkan dan diterima dengan baik serta efektif. 

“Saya siap dikritik, memberikan ruang dimana saja dan kapan saja untuk dialog, tetapi kadang adik–adik itu malah senangnya teriak di luar”, ucap Andi Utta di sela–sela acara yang digelar di ruang Pola Kantor Bupati, rabu (16/6/2021)

Saat aksi unjuk rasa di lakukan mahasiswa, dirinya sedang menghadiri menambahkan saat itu dirinya telah membuka kesempatan kepada demonstran untuk melakukan dialog apa yang menjadi isu demonstrasi, akan tetapi permintaan tersebut tidak mendapatkan respon dari para pengunjuk rasa dan tetap melakukan orasi serta ingin membakar ban

“Saya sudah diberikan ruang untuk dialog tidak lagi ada teriak, sehingga yang ketiga kali saya panggil mereka tidak ingin masuk, tetap teriak dan dianggap pemerintah tidak bekerja, hanya cerita saja”, tutur Bupati.

Selain itu, Andi Utta mengatakan akan lebih baiknya lagi jika menyampaikan aspirasi dengan mengedepankan cara yang santun serta cara yang lebih baik yakni dengan Sipakatau (saling memanusiakan) dan Sipakalebbi (saling menghargai satu sama lain) serta menghindari cara – cara yang bersifat anarkis dan vandalis.

“Adik – adik kalau sipakatau sipakalebbi itu lebih baik, karena itu sudah menjadi kebiasaan saya sejak dulu”, tutur Andi Utta

Diketahui, aksi tersebut digelar kelompok pengunjuk rasa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bulukumba yang mengangkat isu tuntutan realisasi 100 hari kerja pemerintah Andi Utta-Edy Manaf.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah13 Agustus 2026 16:53
Pemkab Luwu Tak Menunggu Kekeringan Meluas, Pompa Air hingga Deep Well Disiapkan
LUWU, Trotoar.id — Kekeringan mulai mengancam sejumlah wilayah di Kabupaten Luwu. Di tengah potensi kemarau berkepanjangan dan cuaca ekstrem, Pemeri...
Nasional13 Agustus 2026 16:49
Bulog Ungkap Stok Jagung Sulselbar 52.565 Ton, Harga SPHP untuk Peternak Rp5.500 per Kg
MAKASSAR, Trotoar.id — Persoalan mahalnya biaya pakan kembali menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B DPRD Sulawesi Selatan bersa...
Metro13 Agustus 2026 16:31
Pemakzulan Bupati Gowa: Mulus ke Mahkamah Agung atau Mental di Meja Hukim?
GOWA, Trotoar.id — Tujuh fraksi di DPRD Kabupaten Gowa telah mengunci sikap politiknya. Hak menyatakan pendapat disepakati, dengan agenda paling kon...
Parlemen13 Agustus 2026 14:22
Harga Telur Anjlok, Komisi B DPRD Sulsel Bongkar Beban Peternak dari Hulu ke Hilir
MAKASSAR, Trotoar.id — Harga telur ayam ras di Sulawesi Selatan kembali menjadi persoalan serius bagi peternak.  Di satu sisi harga jual telur di t...