Gedung KPK Disorot Laser Bertulis “King of Lip Service” hingga “Mosi Tidak Percaya”

Awal Febri
Awal Febri

Selasa, 29 Juni 2021 01:32

Gedung KPK, (Dok: istimewa)
Gedung KPK, (Dok: istimewa)

TROTOAR.ID, JAKARTA–Gedung merah putih Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK dilaser dengan tulisan.

Aksi tersebut dilakukan oleh Koalisi Masyarakat Sipil, buntut dari sikap menolak pelemahan lembaga antirasuah, pada Senin petang, 28 Juni 2021. 

Sebuah kampanye yang cukup unik itu dilakukan oleh para aktivis, yang dimulai sejak pukul 18.30 WIB.

Para aktivis menyorot gedung KPK dengan sejumlah tulisan, seperti “King of Lip Service, Berani Jujur Pecat, Mosi Tidak Percaya, dan Save KPK”. yang berwarna merah dan biru.

Baca Juga  Ali Fikri Benarkan, KPK Lakukan Penyelidikan Dugaan Korupsi di Kementan
Trotoar.id
Gedung KPK, (Dok: istimewa)

Pesan itu ternyata adalah dukungan masyarakat terhadap 51 pegawai yang akan dipecat, kata Juru Bicara #BersihkanIndonesia Asep Komaruddin.

Asep yang juga Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia menilai pemecatan pegawai KPK merupakan titik akhir dari pelemahan KPK di era Presiden Joko Widodo.

Trotoar.id
Gedung KPK, (Dok: istimewa)

“Ini adalah bentuk pelemahan KPK. Dan perlu digaris bawahi, ini terjadi era Jokowi sudah terlihat mulai Oktober 2019,” terangnya Asep, Senin, 28 Juni 2021.

Baca Juga  Ditunjuk Sebagai Plt Gubernur, Wagub: Innalillah

Ia menjelaskan pelemahan tersebut nampak jelas dari revisi UU KPK pada 2019. 

Tapi para pihak tak ingin KPK kuat sepertinya belum puas jika hanya revisi, sehingga KPK kembali dilemahkan dengan penunjukkan Ketua KPK Firli Bahuri. 

Puncak pelemahan itu adalah penyingkiran 51 pegawai berintegritas melalui tes wawasan kebangsaan. Tes itu diduga diinisiasi oleh Firli.

Baca Juga  Tidak Hadir Dalam Rakornis Bappilu Golkar, Caleg DPR RI Terancam Sanksi

Asep khawatir pelemahan KPK akan berakibat buruk pada kelestarian alam di Indonesia, pasalnya, kata dia, KPK telah beberapa kali menangkap kepala daerah yang terjerat kasus suap pemberian izin lahan dan tambang. 

“Kerusakan lingkungan di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari praktek korupsi,” kata dia. (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik06 November 2026 22:26
Ribuan Massa Padati Harlah ke-15 NasDem di Sidrap, 212 Kader Penggerak Resmi Dilantik
SIDRAP, TROTOAR.ID — Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-15 Partai NasDem di Sulawesi Selatan menjadi momentum konsolidasi kekuatan politik partai hin...
Metro06 November 2026 21:02
IPM Sulsel 2026 Tembus 76,66, Bone Catat Pertumbuhan Tertinggi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kualitas pembangunan manusia di Sulawesi Selatan menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pemban...
Politik06 November 2026 16:39
IAS Minta Pengurus Golkar Sulsel Melek Media dan Digital, Jangan Gagap Zaman
JAKARTA, TROTOAR.ID — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), meminta seluruh jajaran pengurus dan kader Golkar di...
Daerah06 November 2026 15:36
Langkah Sidrap Membangun Kesejahteraan Berbuah Anugerah Cita Negeri 2026
JAKARTA, TROTOAR.ID — Upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan, da...