MAKASSAR – Puluhan orang dari Front Persaudaraan Islam (FPI) Kota Makassar menggelar aksi unjuk rasa di Depan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (2/9).
Koordinator Aksi FPI, Ustadz Bukhori Muslim mengatakan bahwa umat Islam Kota Makassar bersama para habib, ulama, ormas Islam dan Majelis Ta’lim telah bermufakat.
“Untuk tetap berjuang sampai tetes darah penghabisan untuk pembebasan Habib Rizieq demi tegaknya keadilan,” kata dia dalam dalam pernyataan sikapnya, Kamis (2/9). (Alam)
Baca Juga :
Ustadz Bukhori mengatakan bahwa putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang menguatkan vonis Pengadilan Negeri Jakarta Timur yakni 4 tahun vonis menjadi preseden buruk penuh dugaan unsur politik.
“Sehingga keadilan untuk IB HRS telah pupus karena kasus perkara Swab RS Ummi lebih berat dari kasus koruptor dan penistaan agama di negeri ini,” tegasnya.
Ia menegaskan, HRS merupakan dzurriyah Nabi SAW yang seharusnya dimuliakan dan dihormati bukan untuk dipersekusi atau dikriminalisasi.
“Sehingga untuk penjara 1 hari pun tidak pantas untuk Habib Rizieq Shihab,” tambahnya.
Massa aksi diterima di ruang aspirasi untuk melakukan audiensi dengan Anggota DPRD Sulsel Fraksi PKS, Andi Syafiuddin Patahuddin.
Selain itu, ada juga Anggota DPRD Sulsel Fraksi Partai Demokrat Andi Jauri Janwar Dharwis. Ia mengatakan bahwa kewenangannya terbatas.
“Dinamika pemerintah ada beberapa tingkatan yang tidak bisa kita lampaui tugasnya. Kami pasti akan menyampaikan aspirasi tersebut secara saluran politik kepada pemerintah pusat,” terangnya. (Alam)




Komentar