UNM Ingin Wujudkan Kampung Jamur

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 13 September 2021 15:34

UNM Ingin Wujudkan Kampung Jamur

Trotoar.id, Makassar — Universitas Negeri Makassar berupaya mewujudkan kampung jamur dan industri pengolahan sampah di Kabupaten Gowa.

Hal tersebut terungkap dalam acara pelepasan Program Matching Fund Kedaireka 2021 di Lantai 6 Gedung Menara Pinisi, Universitas Negeri Makassar, Senin (13/9/21).

Tim Matching Fund Kedaireka UNM dilepas langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UNM, Prof. Dr. Hasnawi Haris, M.Hum. Dalam sambutannya, Prof Hasnawi menyatakan, matching fund kedaireka UNM yang dilepas merupakan gelombang ketiga.

“Pertama kita melepas ke Soppeng, kedua kita melepas ke Gowa juga pada pekan lalu. Sekarang kita melepas 2 tim matching fund ke Gowa lagi, sudah ada empat tim yang kita lepas. Masih ada beberapa lagi yang akan kita lepas,” kata Prof Hasnawi.

Baca Juga  Pemprov Sulsel ALokasikan Rp60,7 Miliar APOBD Untuk Bangun Stadion Mattoangin

Mantan Dekan Fakultas Ilmu Sosial itu menuturkan, matching fund kedaireka diharapkan memberikan kontrolibusi ke kinerja utama UNM.

“Ini melibatkan tim, ada mahasiswa, ada dosen, ada industri, ada kampus lain. Tentu rekognisi sesuai dengan kebijakan merdeka belajar kampus merdeka, jelas. Ini sangat berkontribusi dalam peningkatan Indikator Kinerja Utama UNM. Insya Allah UNM akan mengawal program kementerian ini dengan baik, ” ucapnya.

Seperti diketahui, UNM untuk matching fund kedaireka mendapatkan anggaran sekitar 2,5 M. Dikabarkan, anggaran Matching Fund Kedaireka di tahun yang akan datang akan dinaikkan lima kali lipat yang tahun ini hanya 250 M.

“Dari 250 M saja, UNM dapat 2,5 M. Kalau naik lima kali lipat, tentu kita berharap UNM dapat lebih lagi. Tapi itu bukan tujuan utama, harapan kita UNM menjadi corong perubahan dalam mendesiminasikan ide, riset, dan pengabdian pada masyarakat. Dan ini telah kita optimalkan dari kegiatan-kegiatan MBKM,” terang Prof Hasnawi.

Baca Juga  Kades Congko Terima Mahasiswa MBKM Matching Fund UNM

Sementara itu, dua ketua tim yang lolos, Hartati dan Prof Oslan kompak menyampaikan bahwa kegiatan matching fund ini melibatkan puluhan mahasiswa. “Ada dari teknik, ada dari MIPA, bahkan ada yang dari Institut Teknologi Sumbawa,” kata Prof Oslan yang diaminkan Hartati.

Prof Oslan menyampaikan, Industri Pengolahan Sampah akan dipusatkan di Kecamatan Pattallassang, sementara Kampung Jamur akan dipusatkan di Bonto Marannu. “Kampung Jamur ini harapannya kita mirip-mirip di Jepang,”kata Prof Oslan yang merupakan Ketua Tim Matching Fund Kedaireka pada tema Kampung Jamur.

Baca Juga  Modus Tawarkan Barang, Dua Anak Gasak Uang di ATM Diamankan Polisi

” Untuk biokonversi limbah, kita melibatkan industri pengolahan sampah CV Hamparan Plastindo Gowa,” sela Hartati.

Kegiatan Matching Fund Kedaireka 2021 ini juga melibatkan mahasiswa yang akan terlibat dalam kegiatan penelitian, kerja prkatik, praktikum mata kuliah dan magang. “Yang semester akhir itu sudah meriset,” imbuh Hartati.

Pelepasan Tim Matching Fund Kedaireka UNM tahap 3 juga dihadiri Ketua LP2M UNM, Prof. Dr. Ir. Bakhrani Rauf, MT, Dekan FMIPA UNM, Suwardi Annas Ph.D, sejumlah Ketua Jurusan lingkup FMIPA UNM, dosen pembimbing lapangan, Tim Kedaireka MBKM UNM, dan mahasiswa yang terlibat.

Penulis : Ady

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen08 November 2026 22:46
Suharmika: Usia 419 Tahun Makassar Harus Jadi Energi Baru Percepat Kemajuan Kota
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Memasuki usia ke-419 tahun, Kota Makassar diharapkan tidak hanya semakin berkembang dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga ...
Parlemen08 November 2026 21:15
HUT ke-419 Makassar, Supraatman: Pembangunan Harus Berdampak, Warga Harus Merasa Aman
Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman...
Daerah08 November 2026 20:23
Emas Petanque PORPROV XVIII untuk Sidrap, Nuralisyah Fitri Bakil Ukir Prestas
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menambah catatan prestasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selata...
Daerah08 November 2026 17:47
HKN ke-62, Pemkab Barru Perkuat Komitmen Pemerataan Layanan Kesehatan
BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmennya memperkuat kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan ma...