Pemda Lutra

Bupati Luwu Utara Tekankan Inklusivitas dan Kolaborasi dalam Seminar Kebangsaan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Minggu, 07 Juni 2026 16:19

Bupati Luwu Utara Tekankan Inklusivitas dan Kolaborasi dalam Seminar Kebangsaan

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menjadi narasumber dalam Seminar Kebangsaan yang digelar Dewan Pengurus Wilayah Perkumpulan Gerakan Kebangsaan Sulawesi Selatan (DPW PGK Sulsel), di Red Corner Cafe & Resto, Makassar, Sabtu (6/6/2026).

Seminar tersebut mengangkat tema “Inklusivitas Pembangunan Daerah Berkelanjutan yang Berbasis Lokal”, dengan fokus pada penguatan peran daerah dalam mendukung pembangunan nasional.

Dalam pemaparannya, Andi Abdullah Rahim mengusung materi bertajuk “Penguatan Kapasitas SDM yang Berwawasan Ekologi di Kabupaten Luwu Utara”.

Ia menjelaskan berbagai potensi sumber daya alam (SDA) yang dimiliki daerahnya sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga  Kepala Bapenda Firman Paggara Beberkan Sindikat Reklame Bodong di Makassar: Yang Tak Bayar Pajak Bongkar!

Pada sektor pertanian, Luwu Utara memiliki sejumlah komoditas unggulan seperti padi, kakao, kelapa sawit, kopi, sagu, dan durian. Sementara pada sektor peternakan, komoditas utama didominasi ternak sapi dan kerbau.

Selain itu, sektor perikanan menghasilkan ikan, udang, dan rumput laut, sedangkan sektor pertambangan dan energi memiliki potensi emas, besi, serta galian C.

Di sektor pariwisata, pemerintah daerah fokus mengembangkan wisata alam, religi, budaya, dan sport tourism.

“Kita sangat menekankan pentingnya inklusivitas dalam setiap aksi nyata untuk memperkuat SDM yang berwawasan ekologi,” ujar Andi Rahim.

Baca Juga  Bupati Indah Delegasikan Wewenang kepada Wakil Bupati. Salah Satunya Recovery Pascabencana

Ia menegaskan, pembangunan daerah harus menjangkau hingga ke akar rumput agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara mengusung lima pilar pembangunan berkelanjutan, yakni penguatan SDM unggul, hilirisasi komoditas, ekonomi hijau, transformasi digital, serta tata kelola yang kolaboratif.

“Kalau kita bisa tumbuh hari ini, maka kita akan kuat di masa depan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi pentahelix sebagai kunci keberhasilan pembangunan inklusif.

Model ini melibatkan sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media.

Baca Juga  Kembali Warga Parepare Temukan Bayi di Tempat Sampah

Menurutnya, kemajuan nasional tidak dapat dilepaskan dari kekuatan daerah.

“Indonesia Emas dimulai dari daerah. Tidak ada Indonesia Emas tanpa daerah yang maju,” ujarnya optimistis.

Di akhir pemaparannya, Andi Rahim mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal agenda pembangunan, mulai dari pengurangan kesenjangan, penguatan ekonomi lokal, peningkatan kolaborasi, pelestarian lingkungan, hingga mendorong partisipasi aktif masyarakat.

“Inklusivitas adalah agenda kebangsaan. Pembangunan yang kuat bertumpu pada potensi lokal, dan pembangunan bermakna adalah yang dirasakan seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Metro21 Oktober 2026 22:17
Tekan Tawuran, Appi Kerahkan Camat-Lurah Patroli Malam dan Aktifkan Pos Ronda
MAKASSAR, Trotoar.id — Maraknya tawuran antarkelompok di Kota Makassar mendorong Pemerintah Kota Makassar memperkuat langkah pencegahan di tingkat w...
Metro21 Oktober 2026 18:12
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Appi Tegaskan PSEL Makassar Tak Boleh Dipaksakan
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan rencana pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota...
Metro21 Oktober 2026 17:16
Tampil di Forum Asia-Pasifik, Appi Paparkan Inovasi PAUD Holistik-Integratif Makassar
JAKARTA, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membawa inovasi pembangunan anak usia dini Kota Makassar ke panggung Asia-Pasifik. Di f...
Daerah07 Juni 2026 16:19
Bupati Luwu Utara Tekankan Inklusivitas dan Kolaborasi dalam Seminar Kebangsaan
GOWA, Trotoar.id — Jalan berlubang dan debu yang selama ini menjadi persoalan pengguna jalan di ruas Burung-Burung–Bili-Bili, Kabupaten Gowa, kini...