Trotoar.id, Makassar — Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Persatuan Pembangunan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Makassar yang diikuti oleh tiga kandidat memanas
Hingga musda, DPC PPP Makassar, harus ditunda lantaran beberapa Pemilik suara dari Pimpinan kecamatan tidak memasuki ruang forum pelaksanaan musda PPP.
Penundaan Muscab diputuskan untuk menghindari kericuhan yang bisa saja terjadi, bahkan keputusan penundaan musda hingga batas waktu yang belum ditentukan dikatakan oleh Ketua PPP Kota Makassar PPP.
Baca Juga :
“Muscab kita tunda lantaran kondisi tidak kondusif, bahkan beberapa PAC tidak hadir dan forum tidak kuorum ,” Kata Busranuddin Baso Tika Ketua DPC PPP Makassar
Muscab PPP Kota Makassar memperebutkan 19 suara, diantaranya 15 suara Dari PAC, Sayap Partai, DPC, DPW dan DPP masing-masing satu suara
Panitia Muscab juga, mengatakan akan kembali melakukan verifikasi suara dan dukungan kandidat.
Sebelumnya salah satu ka didatangkan calon ketua DPC PPP Makassar, Rahmat Taqwa yang tidak menerima muscab di skorsing, hingga melayangkan protes ke panitia Muscab PPP yang di gelar di salah satu hotel di bilangan jalan landak Makassar
“Ini ada apa, kenapa diskorsing begitu lama apakah ini bentuk u mengulur-ulur waktu, sejak awal saya siap maju dan siap kalah, dan saya rasa ada yang tidak rela jika saya menjadi ketua PPP Makassar,” Katanya.
Hingga Rahmat beranggapan jika ada pihak yang dengan sengaja menyembunyikan pemilik suara, untuk me cegal langkahnya maju di muscab PPP Makassar
Dimana diketahui Muscab PPP Kota Makassar diIkuti tiga bakal calon Yakni, Rahmat Taqwa, Aziz Namu, dan Akbar Yusuf.
Sementara Itu Ketua DPW PPP Sulsel Imam Fauzan mengatakan jika tidak ada kericuhan di Muscab, itu cuma dinamika politik saja,
“Tidak ada ji ribut. DPW melaksanakan Muscab sesuai aturan yang ditetapkan, ini hanya perihal verifikasi faktual, dimana PAC saat verifikasi tidak sesuai dengan ketentuan, ” Kata Imam Fauzan




Komentar