Disebut Minta Uang ke Ferry: Nurdin Abdullah: Demi Allah Itu Tidak Benar

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 29 September 2021 23:28

Persidangan Nurdin Abdullah di pengadilan Negeri Makassar, Rabu (29/9). / Alam
Persidangan Nurdin Abdullah di pengadilan Negeri Makassar, Rabu (29/9). / Alam

Trotoar.id, Makassar — Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah  yang kini telah diberhentikan sementara menyangkal pernyataan saksi  dalam sidang dugaan tindak pidana korupsi yang digelar di pengadilan Negeri Makassar, Rabu 29 September 2021.

Bahkan Nurdin kembali menyebut nama tuhan untuk meyakinkan proses sidang jika dirinya tidak pernah menyuruh seseorang meminta uang kepada kontraktor melalui ajudannya seperti yang disampaikan saksi Yusman Yusuf. 

“Kalaupun benar Syamsul meminta uang ke Ferry, demi Allah saya tidak pernah perintahkan ambil uang. Jadi saya keberatan jika dibilang saya yang minta uang,” kata Nurdin Abdullah dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap dan gratifikasi sejumlah proyek pada pemerintah provinsi Sulsel.

Meski mantan bupati Bantaeng dua periode tersebut mengakui jika dirinya pernah bertemu dengan Ferry, bahkan hendak diberi uang namun dirinya menolak pemberian tersebut. 

Bahkan dirinya menawarkan kepada Ferry agar uang yang ingin diberikan kepadanya untuk disumbangkan ke rumah ibadah (Masjid)  yang saat ini sedang dibangun, agar memiliki mudharat dan pahala.

“Ferry memang tiga kali hendak beri saya uang, namun saya sampaikan ke dia agar kiranya uang tersebut lebih baik disumban ke Masjid yang sedang diangun, agar lebih memiliki pahala,” Kata Nurdin dalam Sidang yang mengagendakan keterangan saksi. 

Sebelumnya dalam  keterangan Yusman Yusuf, Ferry melalui dia memberikan uang sebesar RP2,2 Miliar kepada mantan Ajudan NA Syamsul Bahri, pemberian uang dilakukan setelah menemui Ferry di kediamannya di Jalan Boulevard. 

Saat kerumah Ferry, Yusman yang juga orang kepercayaan Ferry berada dirumah Kontraktor tersebut, saat bertemu dengan Syamsul, yusman menanyakan keperluan Syamsul ke rumah Ferry, sehingga Yusman melapor ke Ferry jika ajudan Gubernur ingin bertemu.

Mengetahui yang datang ke rumahnya  ajudan gubernur, Ferry menyuruh Yusman agar Syamsul menemuinya di lantai dua, dan disana Yusman mendengar perbincangan antara Syamsul dan Ferry 

“Sempat saya dengar percakapan mereka berdua, Syamsul bertaya soal biaya operasional dan pak Ferry menjawab nanti diusahakan,,” ujarnya.

Tak lama kemudian Ferry menyerahkan tiga buah kantong kresek hitam kepada Yusman, yang diketahui Yusman kantor kresek itu berisi uang, dan kemudian uang tersebut di simpang Yusman di kamarnya dan dipindahkan ke dalam dua kardus. 

“Dua hari setelah  Syamsul ke rumah Pak Ferry, Syamsul datang mengambil uang yang telah disiapkan, kebetulan Ferry sedang berada di Jakarta.” Katanya

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah07 Juni 2026 22:14
Pemkab Luwu Apresiasi Khotmul Qur’an Gabungan Metode Ummi
LUWU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Khotmul Qur’an Gabungan Metode Ummi yang digelar di Ruang P...
Parlemen07 Juni 2026 20:52
Komisi E Dalami Dugaan Intervensi di Balik Mundurnya Kepala Sekolah
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan melalui Komisi E akan segera memanggil Dinas Pendidikan serta sejumlah...
Pendidikan07 Juni 2026 19:17
Disdik Sulsel Tegaskan Evaluasi Kepsek untuk Penguatan Kinerja dan Mutu Pendidikan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja kepala SMA dan SMK merupakan bagian dar...
Nasional07 Juni 2026 17:49
Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi Peserta MagangHub Batch 2
JAKARTA, TROTOAR.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran sertifikasi kompetensi bagi peserta Pemagangan Nasional (MagangHub)...