Selain Minta Jokowi Tanggung Jawab Atas Pelemahan KPK, BEM SI Juga Tuntut Firli Bahuri Mundur

Awal Febri
Awal Febri

Kamis, 30 September 2021 13:31

Selain Minta Jokowi Tanggung Jawab Atas Pelemahan KPK, BEM SI Juga Tuntut Firli Bahuri Mundur

JAKARTA – BEM SI berjanji akan kembali turun ke jalan dengan massa yang lebih besar dan juga akan konsolidasi lebih masif lagi di kampus-kampus, ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap aparat yang menghalangi aksi maupun pihak KPK yang acuh terhadap massa aksi. 

Penyampaian sikap tersebut dilakukan BEM SI dalam konferensi pers yang di lakukan di kampus universitas negeri jakarta pada rabu (29/9).

Seperti diketahui, aliansi BEM Seluruh Indonesia melakukan aksi nasional Selamatkan KPK di depan gedung Merah Putih KPK pada Senin, 27 September 2021. Massa aksi BEM SI menuntut Ketua KPK agar segera mencabut SK 652 dan SK Pimpinan KPK tentang Pemberhentian 57 Pegawai KPK yang dikeluarkan pada tanggal 13 September 2021. 

Baca Juga  Pujananting Juara Umum MTQ XXXVII Barru, Wabup Tutup Kegiatan

Nofrian Fadil Akbar selaku Koordinator Pusat BEM SI menilai bahwa Pemberhentian 57 Pegawai KPK yang berdasarkan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) cacat formil serta terindikasi adanya unsur pelecehan seksual, rasisme serta mengganggu hak privasi dalam beragama.

“Kami melihat Tes Wawasan Kebangsaan ini menjadi alat penyingkiran pegawai KPK serta upaya pelemahan pemberantasan korupsi secara masif dan sistematis. Karena hal tersebut kami mendesak agar Presiden bertanggung jawab serta menuntut Ketua KPK Firli Bahuri untuk mundur karena telah gagal dalam menjaga integritas dan marwah KPK dalam pemberantasan korupsi,” ujar Nofrian.

Baca Juga  Nurdin Abdullah Di Ujung Tanduk, Edy Rachmat Akui Diperintah NA Temui Agung Sucipto

Aliansi BEM SI juga menuntut agar KPK menjaga semangat pemberantasan korupsi berupa penuntasan secara adli dan transparan, terutama penyelesaian kasus-kasus yang saat ini sedang terjadi berupa kasus Bantuan Sosial (Bansos), Benih Lobster, Suap Ditjen Pajak serta penuntasan kasus seperti penangkapan Harun Masiku dalam kasus Suap KPU dan BLBI.

Baca Juga  Selidiki Kasus Korupsi, Dua Penyidik KPK Babak Belur Dianiaya OTK

Kekecewaan juga ditujukan BEM SI kepada pihak Kepolisian karena telah menghalangi aksi dengan melakukan Blokade sejauh 200 meter dari Gedung Merah Putih KPK, padahal sejatinya aksi akan dilakukan di depan Gedung  Merah Putih KPK. Disisi lain juga menyayangkan sikap Pihak KPK yang tidak ada menemui pihak massa aksi BEM SI baik Ketua KPK yang mendadak beralasan sedang kunjungan kerja ke Jambi, maupun perwakilan KPK lainnya.

Penulis : Redaksi

 Komentar

Berita Terbaru
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...
Metro02 November 2026 18:32
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya mempe...
Metro02 November 2026 16:29
Sulsel Jadi Tuan Rumah IIFS 2026, Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mendapat momentum strategis untuk memperluas peran dalam industri halal global. Menjadi tuan rumah Indonesia...
Metro02 November 2026 16:25
Disperkim Makassar Targetkan 419 Rumah Rampung, Jadi Kado HUT ke-419 untuk Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan program bedah rumah sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat berpenghasil...