Soal Pembatalan Ibadah Haji, Ilham Azikin: ini Demi Kebaikan Kita Semua

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 11 Oktober 2021 16:47

Bupati Bantaeng, Ilham Azikin. (Dok: Alimin)
Bupati Bantaeng, Ilham Azikin. (Dok: Alimin)

BANTAENG – Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin membuka sosialisasi keputusan Menteri Agama no 660 tahun 2021 di Balai Kartini, Senin, 11 November 2021. Sosialisasi ini digelar kepada seluruh jemaah haji asal Bantaeng yang dijadwalkan berangkat pada 2022. 

Dalam kesempatan itu, Ilham Azikin mengajak kepada masyarakat terutama yang masuk dalam daftar tunggu pemberangkatan 2022 untuk tetap bersabar. Dia juga mengajak kepada masyarakat untuk tidak percaya pada hoax yang menyesatkan. 

“Penundaan ini juga menjadi bagian dari kesabaran dan keikhlasan kita. Selama niat kita ikhlas, kita semua akan diberikan nikmat kemudahan dan kesehatan,” jelas dia. 

Dia juga memberikan apresiasi kepada Kanwil Kementerian Agama yang senantiasa membantu pemerintah untuk menyelesaikan daftar tunggu ibadah haji di Bantaeng. Dia berharap, Kanwil Kemenag ikut terus berperan aktif untuk memberikan peluang yang seluas-luasnya untuk ibadah haji ini. 

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, KH Khaeroni memberikan apresiasi kepada Pemkab Bantaeng yang telah memberikan ruang yang luas terkait dengan sosialisasi ini. 

Dia menambahkan, pada dasarnya penundaan pemberangkatan jemaah haji ini adalah karena masa Pandemi Covid-19. Dia berharap, masyarakat dapat bersabar dan tidak percaya dengan hoax. 

“Pembatalan ini bukan karena apa-apa. Bukan karena dananya mau digunakan untuk apa-apa, bukan karena pemerintah gagal bernegosiasi. Ini murni untuk melindungi kita semua dari Covid-19,” jelas dia. 

Kepala Kanwil Kemenag Bantaeng, Muh Yunus memberikan apresiasi kepada Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin. Dia menyebut, bupati bergelar doktor pemerintahan ini telah membuka ruang yang luas kepada Kanwil Kemenag untuk sosialisasi ini. 

“Di DPA ini, kita kuota sosialisasinya hanya 100 orang saja. Tetapi atas petunjuk beliau (Bupati), maka semua jemaah haji kita panggil. Awalnya tempatnya di pondok pesantren, tetapi karena semua jemaah kita panggil, maka kita dipinjamkan Balai Kartini,” jelas dia. 

Dia mengatakan, daftar tunggu jemaah haji pada 2022 berjumlah 272 orang. Jumlah itu sebanyak 71 laki-laki selebihnya adalah perempuan. Berdasarkan dengan pekerjaan, mereka yang berprofesi Ibu Rumah Tangga (IRT) adalah profesi yang paling banyak berjumlah 67 orang. Setelah itu, petani berjumlah 42 orang. Selebihnya ada wiraswasta, ASN dan pekerjaan lainnya. 

“Kalau total waiting list kita mencapai 8.239 orang,” jelas dia. (*)

Penulis : Alimin

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen01 Mei 2026 16:18
May Day 2026, Cicu Apresiasi Aksi Buruh Tertib dan Tegaskan Komitmen DPRD Sulsel Kawal Aspirasi
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, memberikan apresiasi tinggi terhadap ja...
Metro01 Mei 2026 16:00
Wali Kota Munafri Tampung Aspirasi Buruh, May Day Makassar Hadir Lebih Dialogis dan Inklusif
MAKASSAR, Trotoar.id – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Makassar berlangsung dengan wajah baru yang lebih inklusif, dialog...
Metro01 Mei 2026 15:54
Munafri–Aliyah Rangkul Buruh, May Day 2026 di Makassar Diawali Fun Walk Penuh Kebersamaan
MAKASSAR, Trotoar.id – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Makassar berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Wali K...
Metro01 Mei 2026 15:52
May Day Makassar 2026 Dikemas Humanis, Diawali Jalan Sehat hingga Panggung Rakyat
MAKASSAR, Trotoar.id — Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Makassar hadir dengan konsep berbeda yang lebih humanis, inklusif,...