Polisi ‘Smackdown’ Pendemo di Depan Kantor Bupati Tangerang, Kini Proses Propam

Suriadi
Suriadi

Kamis, 14 Oktober 2021 00:19

Polisi ‘Smackdown’ Pendemo di Depan Kantor Bupati Tangerang, Kini Proses Propam

TANGERANG – Terkait  oknum anggota polisi yang ramai di media sosial melakukan tindakan represif terhadap peserta aksi dengan cara membanting korban, kini berujung diproses di Propam Polri.

Korban dikabarkan tak sadarkan diri usai dibanting oleh polisi layaknya pertunjukan smackdown. Kejadian ini terjadi di depan kantor Bupati Tangerang.

Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga, mengatakan, pihak Propam telah menyelidiki kasus ini dan oknum tersebut kini menjalani proses hukum di Divisi Propam Polri dan Bid Propam Polda Banten atas ulahnya tersebut.

“Benar, yang bersangkutan (oknum polisi) saat ini diperiksa oleh Propam Polri dan Bid Propam Polda Banten,” singkat mantan Kapolres Gowa itu saat dimintai konfirmasi, Rabu (13/10/21).

Lebih lanjut, AKBP Shinto pun berharap agar kasus ini tidak terulang, apalagi sampai melukai mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah.

“Dari kejadian ini semoga bisa jadi pelajaran buat para anggota untuk agar tidak melukai para demonstran jika menyampaikan aspirasinya,” terang polisi berpangkat dua bunga melati itu.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video memperlihatkan kericuhan antara ratusan mahasiswa yang berdemo di halaman Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa.

Aksi demonstrasi yang dilakukan Himpunan Mahasiswa Tangerang (Himata) itu berakhir ricuh. Aparat kepolisian pun membubarkan demonstrasi yang berunjuk rasa di Kantor Bupati Tangerang.

Namun, aksi represif dilakukan seorang polisi dengan membanting seorang mahasiswa yang berunjuk rasa di hari ulang tahun ke-389 Kabupaten Tangerang.

Dalam video yang tersebar di berbagai akun media sosial baik di Instagram dan Twitter, terlihat anggota polisi tersebut awalnya memiting bagian leher mahasiswa.

Kemudian oknum polisi berpangkat brigadir itu langsung membanting korban hingga terkapar di lantai beton. Korban pun tak berdaya meringis kesakitan dan sempat terlihat kejang-kejang akibat aksi kekerasan anggota polisi tersebut.

Beberapa anggota polisi lain membantu membangunkan mahasiswa itu sambil menanyakan kondisi yang dialami korban. Peristiwa ini akhirnya viral di media sosial dan banyak dikecam netizen. (LT/Lutfi)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik01 Agustus 2026 17:57
Formatur Rampungkan 80 Persen Struktur DPD I Golkar Sulsel, Keterwakilan Perempuan Jadi Prioritas
MAKASSAR, Trotoar.id – Tim Formatur penyusunan struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan terus menuntaskan ...
Politik01 Agustus 2026 17:11
Struktur DPD I Golkar Sulsel Hampir Rampung, Ilham Arief Sirajuddin Pastikan Keterwakilan 30 Persen Perempuan
MAKASSAR, Trotoar.id – Tim Formatur penyusunan kepengurusan DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan terus mengebut finalisasi struktur organisasi untuk...
Parlemen01 Agustus 2026 17:07
Andi Iwan Darmawan Aras Tinjau Pembangunan Stadion Sudiang, Target Rampung 2027
MAKASSAR, Trotoar.id – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), meninjau langsung progres pembangunan Stadion Sudiang di Makassar...
Metro01 Agustus 2026 16:04
Dari Halaman Rumah, Gerakan Pak Udin Menginspirasi Makassar Kelola Sampah Organik
Makassar, Trotoar.id – Di tengah padatnya permukiman Kota Makassar, sebuah rumah sederhana membuktikan bahwa perubahan besar tidak selalu lahir dari...