Pemda Bulukumba

Pasar Sentral Bulukumba Kini Punya Tempat Penitipan Anak, Pedagang Bisa Bekerja Lebih Tenang

Awal Febri
Awal Febri

Selasa, 15 September 2026 16:34

Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf
Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf

BULUKUMBA, Trotoar.id — Aktivitas perdagangan di Pasar Sentral Bulukumba kini dilengkapi fasilitas yang menyentuh kebutuhan keluarga. Pemerintah Kabupaten Bulukumba menghadirkan Tempat Penitipan Anak (TPA) CSR Tamasya atau Ceria dan Sehat untuk membantu para pedagang, khususnya ibu yang harus bekerja sambil tetap mengasuh anak.

Fasilitas yang berada di Ruang Terpadu kawasan Pasar Sentral Bulukumba tersebut resmi digunakan setelah diresmikan Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, Senin (14/9/2026). Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati yang akrab disapa Andi Utta.

CSR Tamasya merupakan inovasi Ketua TP PKK Kabupaten Bulukumba Hj Andi Herfida Muchtar. Gagasan tersebut berangkat dari persoalan yang sehari-hari dihadapi orang tua yang bekerja di kawasan pasar, terutama para ibu yang harus membagi waktu antara mencari nafkah dan memastikan anak mendapatkan pengasuhan.

“Kita memahami bahwa banyak orang tua, khususnya para ibu yang bekerja sebagai pedagang, menghadapi dilema setiap hari. Di satu sisi mereka harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun di sisi lain, mereka juga memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan anak-anak mendapatkan pengasuhan, perhatian, pendidikan, kesehatan, dan perlindungan yang baik,” ujar Andi Herfida.

Baca Juga  Andi Sudirman Sulaiman Serahkan Bantuan Bibit, Green House hingga Kapal Nelayan untuk Warga Bantaeng

Menurutnya, keberadaan TPA tidak hanya dimaksudkan sebagai tempat menitipkan anak selama orang tua bekerja. CSR Tamasya dirancang menjadi ruang yang aman, nyaman, sehat dan ramah anak, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak selama berada di lingkungan pasar.

Andi Herfida mengatakan, layanan tersebut nantinya diarahkan mencakup pengasuhan, stimulasi tumbuh kembang, layanan kesehatan, pendidikan anak usia dini, kesempatan bermain hingga perlindungan anak. Karena itu, pengelolaannya akan melibatkan kolaborasi lintas perangkat daerah.

“Anak-anak yang berada di kawasan Pasar Sentral bukan hanya dijaga agar orang tuanya bisa bekerja dengan tenang. Mereka juga harus mendapatkan pengasuhan yang baik, stimulasi tumbuh kembang, layanan kesehatan, pendidikan usia dini, kesempatan bermain, serta perlindungan,” jelasnya.

Baca Juga  Panwaslu Umumkan Hasil Penelusuran Ijazah Cawalkot Palopo

Kepala Perwakilan Kemendukbangga Sulsel, Dr Fatmawati, mengapresiasi inovasi tersebut. Ia menilai keberadaan tempat penitipan anak di kawasan pasar yang secara khusus menyasar keluarga pekerja merupakan langkah yang belum banyak ditemukan.

“Ini adalah inovasi yang luar biasa. Jangan khawatir anak cucu dari ibu-ibu yang bekerja tetap bisa bekerja. Sudah disiapkan Tempat Penitipan Anak di sini,” kata Fatmawati.

Ia berharap para pengasuh yang nantinya menangani anak-anak telah memiliki pemahaman mengenai kesehatan serta tumbuh kembang anak. Menurutnya, perkembangan anak yang dititipkan juga perlu dipantau dan dievaluasi secara berkala agar layanan yang diberikan benar-benar memenuhi kebutuhan mereka.

Sementara itu, Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf mengatakan pola pengasuhan anak saat ini memang telah mengalami perubahan dibanding masa lalu. Ia menilai pemerintah perlu menyesuaikan layanan dengan kebutuhan masyarakat modern, termasuk menyediakan fasilitas pengasuhan bagi orang tua yang bekerja.

Baca Juga  Pelaku Politik Uang Pilkada Bulukumba Ditahan Sebagai Tersangka, 10 Nama Bakal Nyusul?

“Sekarang sudah bisa dititip dan dikasi makan. Saya kira pemerintah terus berupaya berbuat yang terbaik untuk kepentingan masyarakat,” ujar Andi Utta.

Peresmian CSR Tamasya turut dihadiri sejumlah kepala OPD, organisasi perempuan, Camat Ujung Bulu Andi Majnah, Ketua KSP Berkat Dr Andi Makkasau, pimpinan Baznas Bulukumba Muhammad Yusuf Shandy serta sejumlah pedagang Pasar Sentral.

Usai peresmian, Andi Herfida, Dr Fatmawati dan para tamu undangan meninjau langsung fasilitas CSR Tamasya. Di dalamnya tersedia ruang kantor dan area bermain anak yang diharapkan menjadi tempat pengasuhan yang aman sekaligus memberi ketenangan bagi para orang tua saat menjalankan aktivitas perdagangan. (*)

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Oktober 2026 17:23
Appi Ajak IPM Makassar Jadi Mitra Pembangunan, Pelajar Didorong Aktif Cegah Kenakalan Remaja
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka ruang kolaborasi bagi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) untuk terlibat langsun...
Metro31 Oktober 2026 17:18
Pokja Bunda PAUD dan Dinas Pendidikan Sulsel Perkuat Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan
MAKASSAR, Trotoar.id — Membangun pendidikan berkualitas sejak usia dini membutuhkan pendekatan yang tepat. Anak tidak boleh dibebani tuntutan akadem...
Metro31 Oktober 2026 16:34
Appi Bidik Makassar Jadi Pusat Medical Tourism Indonesia Timur, Ajak Dokter dan Akademisi Berkolaborasi
MAKASSAR, Trotoar.id — Makassar memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat layanan kesehatan unggulan sekaligus destinasi medical tourism...
Metro31 Oktober 2026 16:31
HUT ke-78 GPIB Immanuel, Appi Ajak Jemaat Jadi Mitra Pemerintah Jaga Kerukunan Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjaga keharmonisan dan kedamaian Kota Makassar bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan. Peran kom...