Tidak Koperatif, KPK Tangkap Pejabat Pajak Bantaeng

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Kamis, 11 November 2021 17:22

Pelaksana Harian (Plh) Juru Bicara KPK yang baru Ali Fikri menyampaikan konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/12/2019). Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat.
Pelaksana Harian (Plh) Juru Bicara KPK yang baru Ali Fikri menyampaikan konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/12/2019). Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat.

Trotoar.id, Makassar — Tim penindakan Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) menjemput Paksa salah seorang pejabat pada Kantor Pajak di kabupaten Bantaeng yang juga merupakan kampung Kelahiran Nurdin Abdullah. 

Pejabat yang Kepala Kantor Pajak Kabupaten Bantaeng Wawan Ridwan di jemput Paksa oleh KPK karena dianggap tidak kooperatif atas dugaan kasus penerimaan hadiah dan janji dari wajib Pajak tahun 2016

Juru bicara KP Ali Fikri mengatakan jemput paksa dilakukan karena yang bersangkutan dianggap tidak kooperatif. 

“Benar ada penangkapan di Makassar dan dia salah seorang pejabat di lingkungan kanwil Pajak Sulselbartra,” Kata Ali Fikri Plt Jubir KPK

WR di tangkap di Makassar, setelah ditangkap oleh tim penindakan, yang bersangkutan langsung menjalani pemeriksaan di Polrestabes Makassar sebelum diterbangkan ke Jakarta 

“Selanjutnya WR akan diterbangkan ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan di gedung KPK merah putih Kuningan Jakarta, ” Katanya 

Ali menyebut WR diduga kuat ikut dalam skandal Pajak yang melibatkan tiga perusahaan yakni PT GMP 

(Gunung Madu Plantations) untuk tahun pajak 2016, PT BPI Tbk (Bank PAN Indonesia) untuk tahun pajak 2016, dan PT. JB (Jhonlin 

Baratama) untuk tahun pajak 2016 dan 2017. 

Seperti diketahui, Angin dan Dadan didakwa menerima suap sebesar Rp15 miliar dan SGD 4 juta atau sekitar Rp42 miliar. Uang suap total sebesar Rp57 miliar tersebut diterima pejabat pajak dari tiga konsultan dan satu kuasa pajak.

Mereka yakni, Veronika Lindawati selaku kuasa dari PT Bank Panin, Agus Susetyo selaku konsultan pajak PT Jhonlin Baratama, serta Ryan Ahmad Ronas dan Aulia Imran Magribi selaku konsultan pajak dari PT Gunung Madu Plantations.

Penulis : Lutfi

 Komentar

Berita Terbaru
Metro03 Agustus 2026 16:13
Munafri Turun Langsung Taklukkan 10K, SMAnSA Run 2026 Kian Kukuhkan Makassar sebagai Kota Sport Tourism
MAKASSAR, Trotoar.id – Ribuan pelari memadati Jalan Jenderal Sudirman sejak fajar menyingsing, Minggu (2/8/2026). Di tengah semangat para peserta, W...
Metro02 Agustus 2026 22:04
Jelajah Sampah Tiba di Ujung Pandang, Melinda Aksa Munafri Perkuat Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah
Trotoar.id, Makassar – Upaya Pemerintah Kota Makassar mengubah wajah pengelolaan sampah terus bergerak dari satu kecamatan ke kecamatan lainnya. Mem...
Metro02 Agustus 2026 18:54
Salam Indonesia Warnai Muktamar V Wahdah Islamiyah, Wakil Wali Kota Makassar Salurkan Bantuan Pangan untuk Guru Mengaji
MAKASSAR, Trotoar.id – Kepedulian terhadap para guru mengaji menjadi salah satu pesan utama dalam rangkaian Muktamar V Wahdah Islamiyah. Melalui keg...
Metro02 Agustus 2026 16:58
Hari Anak Nasional 2026, Melinda Aksa Munafri Tegaskan Masa Depan Makassar Dimulai dari Perlindungan Anak
MAKASSAR – Masa depan sebuah kota ditentukan oleh bagaimana hari ini anak-anaknya dibesarkan. Pesan itulah yang mengemuka dalam peringatan Hari Anak...