Soal Formula E, Dede Budhyarto: Bamsoet Nyeret-nyeret Presiden

Nuralamsyah
Nuralamsyah

Kamis, 25 November 2021 17:18

Kejuaraan Formula E FIA 2016/2017 di Monte-Carlo, Monaco, Sabtu (13/5/2017). Sebastien Buemi (SUI), Renault e.Dams, Spark-Renault, Renault ZE 16. ( Sam Bloxham/LAT/Formula E) // kompas.com
Kejuaraan Formula E FIA 2016/2017 di Monte-Carlo, Monaco, Sabtu (13/5/2017). Sebastien Buemi (SUI), Renault e.Dams, Spark-Renault, Renault ZE 16. ( Sam Bloxham/LAT/Formula E) // kompas.com

trotoar.id, Jakarta—Komisaris Independen PT Pelni Kristia Budhyarto alias Kang Dede Budhyarto ikut bersuara terkait Formula yang makin panas.

Pasalnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipastikan bukan pihaknya yang bakal menentukan jalur sirkuit Formula E. 

Sementara Ketua MPR RI selaku Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo alias Bamsoet membeberkan bahwa keputusan final penentuan jalur Formula E ada di tangan Presiden Joko Widodo.

Hal ini membuat publik menjadi kegirangan. Salah satu komentar panas darang dari Dede Budhyarto, ia meyakini bahwa presiden tidak akan langsung setuju begitu saja.

Menurutnya, Formula E ini adalah even bermasalah sejak awal, sehingga presiden tentunya berhati-hati.

“Saya yakin Presiden @jokowi tidak akan langsung setuju urusan Formula-E pusat dilibatkan,” tulisnya di twitter, Kamis (25/11).

“Event yg bermasalah sejak awal & saat ini sdh masuk @KPK_RI, Presiden pasti lebih berhati-hati,” ujarnya.

“Ini kan mau-maunya Ketua IMI yg juga Ketua MPR-RI, Bamsoet nyeret-nyeret Presiden,” bebernya.

Ditanggapi Staf khusus Mensesneg, Faldo Maldini, merespons pernyataan Co-Founder Formula E Alberto Longo yang menyebut Presiden Jokowi bakal menentukan venue Formula E Jakarta.

Pihaknya mengatakan semua yang terkait Formula E sepenuhnya kewenangan Pemprov DKI.

“Kami sampaikan bahwa hal-hal tersebut menjadi tanggung jawab Pemprov DKI dan panitia penyelenggara,” kata Faldo kepada wartawan, Kamis (25/11/2021).

[Al]


 Komentar