Kader PKS Akidahnya Apa? Jazuli: Hingga Kiamat Tetap Berakidah Ahlussunnah Wal Jamaah

Awal Febri
Awal Febri

Selasa, 30 November 2021 19:58

Politisi PKS, Jazuli Juwaini. [Detik]
Politisi PKS, Jazuli Juwaini. [Detik]

Jakarta—Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Jazuli Juwaini menduga, orang-orang yang menuduh kader PKS akidahnya macem-macem itu karena termakan fitnah dan hoaks, tanpa didahulukan klarifikasi.

“PKS sejak berdiri hingga hari kiamat tetap berakidah Ahlussunnah wal Jamaah, ” tegasnya. 

Ia menjelaskan, mengapa PKS konsisten menggelar lomba baca kitab kuning tiap tahun, karena PKS ingin mentradisikan keilmuan dan ilmiah lewat pesantren. 

Baca Juga  Resmikan Gardu Induk, Bupati Lutra: Tidak Ada Lagi daerah tak Dialiri Listrik 

“Jangan anggap kader PKS tidak bisa baca kitab kuning, banyak kok kader PKS jebolan pesantren Ahlussunnah. Karena itu, program lomba baca kitab kuning menjadi program unggulan fraksi PKS selain program-program lainnya,” pungkasnya. 

Ia juga menyatakan, sejak Indonesia merdeka, fraksi PKS adalah fraksi pertama yang membawa lomba baca kitab kuning ke DPR RI.

“Ini adalah salah satu bentuk risalah perjuangan PKS bidang keumatan. Dan dengan komitmen dan konsistensi tersebut, setiap tahun PKS terus menyelenggarakan kegiatan lomba baca kitab Kuning. Dan pelaksanaan kali ini adalah tahun kelima, ” kata Jazuli saat memberikan sambutan acara semi final Lomba Baca Kitab Kuning di Kantor DPW PKS Banten di Jalan KH. Abdul Fatah Hasan, Serang, Kota Serang, Ahad (28/11/2021).

Baca Juga  Nasi Di Kodak Yang Kehilangan Nyawa

Jazuli menguraikan alasan mengapa PKS konsisten mengadakan lomba baca kitab kuning yang digelar hampir tiap tahun, pertama, Fraksi PKS ingin mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia agar menghormati ulama, pesantren, dan santri. 

Baca Juga  Pemda Lutra Apresiasi Pelaksanaan Jamnas Arus Deras Sungai Rongkong

“Jadi bukan sekedar lomba kontes baca kitab saja. Tapi kami ingin mengajak, apapun agamanya agar menghormati ulama, pesantren, dan santri. Karena mereka hadir sebelum Indonesia merdeka. Sehingga seluruh rakyat indonesia tidak boleh lupa terhadap sejarah perjalanan bangsa,” ujarnya dikutip dari pks.id. [Red]

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen27 Oktober 2026 00:51
Pansus DPRD Sulsel Sepakat Tak Naikkan Tarif PKB dan BBNKB, Konsultasikan Perubahan Perda ke Kemendagri
4 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang membahas perubahan Pe...
Parlemen27 Oktober 2026 00:46
Pansus DPRD Sulsel Dorong Dana Abadi Kebudayaan dan Perlindungan Masyarakat Adat
7 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Pemajuan Kebudayaan DPRD Sulawesi Selatan mendorong pengu...
Metro26 Oktober 2026 14:44
Stadion Untia Mulai Ditimbun, Appi Kejar Target Rampung Akhir 2027
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, mulai memasuki ta...
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...