JAKARTA—Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar, memprediksi bahwa aksi Reuni 212 akan membesar suatu saat.
Sebagai seorang sosiolog, Musni tentunya memiliki analisis yang tajam.
Buktinya, meski dihambat berbagai masalah, Reuni 212 tetap digelar.
Baca Juga :
“Berbagai hambatan dan tantangan yg dihadapi, Aksi Super Damai Reuni 212 tetap berlangsung. Sebagai sosiolog saya prediksi di masa depan Reuni 212 akan membesar di berbagai daerah.,” demikian cuitan Musni Umar di akun twitternya, Minggu (5/12).
Reuni 212 kembali digelar pada Kamis (2/12) kemarin. Ketua Steering Committee Reuni Akbar 212 Yusuf Muhammad Martak mengatakan reuni 212 berlangsung dengan damai dan menjaga ketertiban umum.
Yusuf mengatakan setiap tahunnya reuni 212 memang selalu berjalan dengan damai. Ia menyebut reuni 212 tak pernah mengarah kepada tindakan anarkis dan gaduh.
“Aksi super super damai reuni akbar 212 tahun 2021 dengan reuni akbar yang setiap tahun kita selenggarakan alhamdulillah tidak pernah mengarah anarkis dan menimbulkan kegaduhan. Apalagi sengaja berbenturan dengan aparat yang sedang menjalankan tugasnya di lapangan,” kata Yusuf dalam konferensi pers di kawasan Tebet, Jakarta, Sabtu (4/12).
Yusuf berpandangan kegiatan reuni akbar 212 sah untuk dilakukan karena dijamin oleh UU 1945 dan UU Nomor 9 tahun 1998 tentang kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum. Dia menyayangkan kedatangan massa yang damai justru dianggap mau buat gaduh.
“Umat Islam dalam aksi selalu ingin berangkulan bukan ingin berpukulan, bahkan emak-emak ingin juga merangkul bukan hadir untuk dipukul. Masyarakat pada umumnya sudah paham adanya oknum aparat di tingkat pimpinan bila menjalankan tugasnya sering menggunakan cara-cara tidak humanis,” kata dia. [red]



Komentar