Ketua Golkar Bulukumba Akui Namanya ‘Dicatut’ dalam Berita yang Menyerang Nurdin Halid

Awal Febri
Awal Febri

Minggu, 12 Desember 2021 20:54

Nurdin Halid
Nurdin Halid

MAKASSAR – Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bulukumba Nirwan Arifuddin ikut angkat bicara terkait pemberitaan di beberapa media yang dianggap merugikan dirinya secara pribadi. 

Terkhusus menyangkut sorotan tiga Ketua DPD II Golkar Kabupaten terhadap Ketua Umum Dekopin H.A.M. Nurdin Halid pada puncak peringatan Harkopnas ke 74 tahun di Kabupaten Sinjai, Sabtu (11/12/2021) kemarin.

Nirwan membantah dirinya sama sekali tidak pernah memberikan komentar apapun ke sejumlah media yang menyudutkan NH terkait dengan pernyataan yang disebut tidak profesional dan tidak bisa membedakan acara pemerintahan dan acara politik.

“Tidak pernah saya berkomentar ke media apalagi dikonfirmasi teman-teman jurnalis perihal berita yang tersebar dan menyudutkan Pak NH,” bantah Nirwan kepada awak media melalui saluran telepon, Minggu (12/12/2021).

Nirwan yang juga Ketua Puskud Sulsel 2019, mengaku sangat kecewa dan merasa dirugikan oleh pihak-pihak yang secara sengaja ingin membenturkan dirinya dengan Ketum Dekopin yang notabene adalah Waketum DPP Golkar. 

Menurutnya, sambutan NH pada puncak perayaan Harkopnas ke 74 tahun yang digelar di Sinjai merupakan sesuatu biasa dan lumrah terjadi. 

Baca Juga  Nurdin Abdullah Ajak Wagub Ehime Tinjau Pengolahan Produk Perikanan di KIMA

Kata Dia, pernyataan NH sama sekali tidak mengarah bahwa dirinya akan kembali maju di Pilgub Sulsel 2024. Ia hanya meminta doa dan restu kepada seluruh tetamu yang hadir bahwa insya Allah dirinya akan ikut kontestasi politik 2024 mendatang. 

“Apa ada salah dengan pernyataan beliau. Kontestasi politik di 2024 kan banyak. Bukan semata-mata Pilgub. Ada Pileg dan Pilpres apalagi beliau merupakan tokoh nasional.

Wajar saja jika beliau meminta doa dan restu karena sebagian besar yang hadir di harkopnas adalah orang-orang koperasi,” terangnya. 

Tak hanya itu, pemberitaan yang menyebut NH mendeklarasikan diri maju di Pilgub sangatlah keliru bagi pihak-pihak yang merasa terganggu. 

“Saya sangat dekat dan kenal watak beliau. Tidak begini gaya Pak NH jika ingin deklarasi  dalam kontestasi politik,” urainya.

Nirwan pun membocorkan, bahwa berita-berita yang tersebar dan mendiskreditkan NH itu berasal dari orang-orang yang sentimen dan merasa terganggu. 

Baca Juga  Airlangga Meminta Caleg Golkar di Sulsel Wajib Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Bahkan parahnya lagi, Ketua Golkar Sinjai, Andi Kartini Ottong serta Ketua Golkar Maros Suhartina mengakui keduanya juga tidak pernah berkomentar sesuai yang dimuat di beberapa media dengan menyoroti NH.

“Saya sempat komunikasi dengan Bu Suhartina soal berita-berita itu, beliau juga mengaku heran tiba-tiba ada pernyataannya seperti itu. Bahkan beliau sempat mengirimkan link berita tersebut ke saya,” beber Nirwan yang tak ingin membeberkan siapa orang dibalik penyebaran berita tersebut meski dirinya tahu. 

“Bukan saya menuduh. Tapi saya tahu siapa dalang dalam pembuatan berita tersebut. Saya sempat dikirimi beritanya sebelum dimuat ke beberapa media online. Bahkan saya konfirmasi ke orang tersebut kenapa begini. Namun yang bersangkutan tidak menggubris sikap saya,” jelasnya. 

Ia pun berpendapat bahwa pernyataan NH pada akhir sambutannya dengan meminta restu dan doa untuk ikut berkontestasi politik pada event sekali lima tahunan itu merupakan hak politik bersangkutan. 

“Semua orang memiliki hak politik dalam berdemokrasi. Dan itu sudah diatur. Sebagai orang bugis Makassar harusnya kita mengedepankan sikap sipakatau, sipakainge dan sipakalebbi. Bukan justru saling menjatuhkan karena kepentingan tertentu,” kata Nirwan. 

Baca Juga  19 Daerah Belum Gelar Musda, Kader Golkar Minta Kejelasan Jadwal

Olehnya itu, Nirwan meminta kepada pihak-pihak yang ingin mencelakai dirinya untuk tidak menyeret namanya apalagi membenturkan dirinya dengan Pak NH dengan kepentingan tertentu. 

Mengenai sikap politik NH yang ingin ikut berkontestasi 2024 mendatang, itu sah-sah saja apalagi beliau merupakan salah satu orang terpenting di internal Golkar. Wakil Ketua Umum di pusat.

“Soal seperti apa keputusan nantinya, sebagai kader dan ketua golkar di daerah, saya tentu taat asas dan tidak mungkin membelot keputusan partai,” tegasnya. 

Diberitakan sebelumnya, tiga Ketua DPD II Golkar diantaranya Maros Suhartina Bohari, Bulukumba Nirwan Arifuddin, dan Sinjai Kartini Ottong menyayangkan sikap dari Nurdin Halid (NH).

Betapa tidak, pada puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke 74 di Kabupaten Sinjai, Sabtu (11/12/2021), dirinya memanfaatkan momentum tersebut dengan mendeklarasikan dirinya sebagai calon gubernur Sulsel 2024. [Alam]

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen27 Oktober 2026 00:51
Pansus DPRD Sulsel Sepakat Tak Naikkan Tarif PKB dan BBNKB, Konsultasikan Perubahan Perda ke Kemendagri
4 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang membahas perubahan Pe...
Parlemen27 Oktober 2026 00:46
Pansus DPRD Sulsel Dorong Dana Abadi Kebudayaan dan Perlindungan Masyarakat Adat
7 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Pemajuan Kebudayaan DPRD Sulawesi Selatan mendorong pengu...
Metro26 Oktober 2026 14:44
Stadion Untia Mulai Ditimbun, Appi Kejar Target Rampung Akhir 2027
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, mulai memasuki ta...
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...