MUI Sulsel Telah Fatwakan Haram Iring-iringan Jenazah, Tapi Tetap Ada yang Ugal-ugalan dan Pukuli Pengendara Lain

Awal Febri
Awal Febri

Selasa, 14 Desember 2021 22:34

Foto ini diduga saat kejadian tindak anarkis dan ugal-ugalan yang dilakukan oleh pengantar jenazah di Makassar, Selasa (14/12). (Tangkapan layar) TROTOAR/UPI
Foto ini diduga saat kejadian tindak anarkis dan ugal-ugalan yang dilakukan oleh pengantar jenazah di Makassar, Selasa (14/12). (Tangkapan layar) TROTOAR/UPI

MAKASSAR—Pengantar jenazah kembali diduga berbuat ugal-ugalan hingga tindak anarkis di jalanan.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Sunu, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Selasa, (14/12).

Kali ini, korban dari pengantar jenazah adalah Setiawan Sukardin, warga Kompleks Dosen Tamalanrea.

trotoar.id
Foto bagian wajah korban yang diduga dipukuli oleh rombongan pengantar jenazah di Makasaar, Selasa (14/12). TROTOAR/UPI

Setiawan tak lain adalah dosen pengajar di Politeknik ATI Makassar.

Sementara Setiawan dikabarkan sedang menderita sakit dan sedang dalam perawatan berobat jalan. 

Tetapi dia diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh pengantar jenazah.

“Saat itu Jalan Sunu (Tempat Kejadian Perkara) agak melengkung jalanan. Sehingga jarak pandang terbatas. Apalagi ada kendaraan parkir di sisi kiri, jadi saya agak ke tengah mendadak muncul iring-iringan motor yang membawa bendera putih,” katanya.

Baca Juga  74 Kanton Jenazah di Serahkan Ke DVI

“Saya segera hentikan mobil dan mengarahkan ke kiri menuju pinggir jalan,” kata Setiawan, kepada awak media, Selasa malam, (14/12).

Ia lanjut menjelaskan bahwa dirinya kesulitan saat itu karen beberapa motor di depan mobilnya memotong dan berhenti pas di depannya.

“Awalnya, saya meminta maaf dengan kaca mobil tetap tertutup. Mereka memukul mobil dan mau memecahkan kaca samping, makanya saya buka minta maaf,” ucap Setiawan.

Tetapi, rombongan pengantar jenazah diduga tetap berbuat anarkis dengan melayangkan pukulan kepada Setiawan.

Baca Juga  Luthfi Mutty Sorot Cara Polri Tangani Kasus yang Dinilai Tak Profesional dan Militeristik

“Mereka menyerang pakai tangan dan kayu. Saya berusaha menahan dan menangkisnya,” kata Setiawan.

Olehnya itu, ia akan melakukan upaya hukum dengan melakukan pelaporan ke Polrestabes Makassar.

“Video pelaku pemukulan terhadap diri saya, ada pada saya, akan segera saya lakukan upaya hukum ke Polrestabes Makassar dalam waktu dekat dengan membawa bukti video yang direkam oleh warga sekitar kejadian,” tambahnya.

Fatwa Haram 

Sementara itu sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Selatan melarang dan mengharamkan iring-iringan kendaraan yang membawa jenazah di jalan raya bersikap ugal-ugalan dan anarkis kepada pengendara lain ketika menuju ke Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Baca Juga  Wagub Sulsel Narasumber Webinar Peringatan Hari Disabilitas Internasional

Hal itu tertuang dalam Maklumat MUI Sulsel Nomor B-117/DP.P.XXI/XI/2021 tentang Adab Mengantarkan Jenazah. Maklumat itu ditandatangani oleh Ketua Umum MUI Sulsel, Najmuddin, dan Sekretaris Umum, Muammar Bakry. Pada, 12 November 2021 lalu.

“Kepada pengantar jenazah wajib menghormati pengguna jalan dan haram melakukan anarkis ketika mengantar jenazah. Tidak menambah beban “dosa” jenazah dengan melakukan tindakan yang tidak etis,” bunyi maklumat tersebut yang dipublikasikan di situs resmi MUI. [Upi]

 Komentar

Berita Terbaru
Politik06 November 2026 22:26
Ribuan Massa Padati Harlah ke-15 NasDem di Sidrap, 212 Kader Penggerak Resmi Dilantik
SIDRAP, TROTOAR.ID — Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-15 Partai NasDem di Sulawesi Selatan menjadi momentum konsolidasi kekuatan politik partai hin...
Metro06 November 2026 21:02
IPM Sulsel 2026 Tembus 76,66, Bone Catat Pertumbuhan Tertinggi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kualitas pembangunan manusia di Sulawesi Selatan menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pemban...
Politik06 November 2026 16:39
IAS Minta Pengurus Golkar Sulsel Melek Media dan Digital, Jangan Gagap Zaman
JAKARTA, TROTOAR.ID — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), meminta seluruh jajaran pengurus dan kader Golkar di...
Daerah06 November 2026 15:36
Langkah Sidrap Membangun Kesejahteraan Berbuah Anugerah Cita Negeri 2026
JAKARTA, TROTOAR.ID — Upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan, da...