Rocky Gerung Ajak Buzzer Debat, Berani Gak?

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 28 Desember 2021 17:03

Rocky Gerung terlihat penuh ekspresi. [Istimewa]
Rocky Gerung terlihat penuh ekspresi. [Istimewa]

JAKARTA—Akademisi Rocky Gerung mengajak kepada ‘buzzer’ untuk debat terbuka di social media jika tak sependapat dengan dirinya.

Rocky Gerung menyindir buzzer yang dinilai tak memahami fungsi demokrasi karena kerap melaporkan dirinya kepada pihak kepolisian atas opini-opininya yang dinilai berseberangan, khususnya mengenai isu-isu politik tanah air.

Rocky Gerung mengingatkan kepada buzzer terhadap tujuan awal dirancangnya social media oleh para penggagasnya.

Rocky Gerung mengungkapkan, social media awalnya memang dirancang untuk mempermudah percakapan, diskusi, bahkan hingga debat secara terbuka dengan orang lain dari berbagai belahan dunia.

“Ya itu kegagalan buzzer, karena dua puluh tahun lalu waktu social media dirancang dimaksudkan justru untuk mempermudah bantah-membantah, mempermudah percakapan,” kata Rocky Gerung sebagaimana dikutip Kabar Besuki dari kanal YouTube Refly Harun pada Selasa, 28 Desember 2021.

Rocky Gerung mengatakan bahwa fungsi dari social media tak akan berarti jika kebebasan masyarakat untuk menyuarakan pendapatnya dipersulit dari berbagai arah.

Mantan pengajar sekaligus alumni Universitas Indonesia (UI) itu mengatakan agar siapapun yang merasa tersinggung karena ucapan seseorang di social media untuk menyelesaikannya secara langsung di social media tanpa harus melibatkan kepolisian.

“Kalau sekarang dipersulit justru nggak ada gunanya ada social media, jadi kalau seseorang tersinggung ya langsung aja di social media itu bertengkar, jangan tersinggung laporin ke polisi tuh,” ujarnya.

Selain itu, dia juga mengajak kepada buzzer yang tak sependapat dengan dirinya untuk melakukan debat terbuka di social media tanpa harus mengadu kepada kepolisian, karena hal itu dinilainya justru akan merepotkan aparat.

“Kalau nggak setuju, silahkan protes terus kita bercakap-cakap di social media. Bukan kita bercakap-cakap di kantor polisi lagi, itu mah ngerepotin polisi juga,” katanya.

Lebih lanjut, Rocky Gerung menilai bahwa buzzer yang tak sependapat dengan dirinya masih belum dibekali dengan pemahaman berdemokrasi yang matang.

Dia menilai bahwa buzzer yang tak sependapat dengan dirinya masih belum siap untuk terjun di dunia social media yang sangat terbuka dengan opini publik yang sangat beragam.

“Jadi sebetulnya yang nggak paham ini buzzer yang belum siap untuk masuk di dalam keterbukaan social media itu soalnya,” ujar dia.

Penulis : Al/Ltf

 Komentar

Berita Terbaru
Metro17 Juli 2026 21:04
Wakil Wali Kota Makassar Sampaikan Jawaban Wali Kota atas Pandangan Fraksi DPRD, Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola APBD
MAKASSAR, Trotoar.id – Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham mewakili Wali Kota Makassar menyampaikan jawaban pemerintah terhadap pandangan ...
Metro17 Juli 2026 21:00
Wakil Wali Kota Makassar Resmikan UNIQLO Neighborhood Collaboration, Dorong UMKM Lokal Naik Kelas dan Tembus Pasar Nasional
MAKASSAR, Trotoar.id – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri peresmian UNIQLO Neighborhood Collaboration di gerai UNIQLO, Trans...
Metro17 Juli 2026 20:57
Sekda Makassar Tegaskan Hibah KONI Rp15 Miliar Sah Secara Hukum, Seluruh Proses Sesuai Regulasi
MAKASSAR, Trotoar.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, menegaskan bahwa alokasi dana hibah untuk Komite Olahraga Nasio...
Politik17 Juli 2026 20:51
Didukung 22 DPD II, IAS Lampaui Syarat Minimal Pencalonan Ketua Golkar Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id – Kekuatan dukungan terhadap bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), mulai terlih...