MAKASSAR—Sejumlah daerah memang sudah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas kelas hingga 100% peserta didik. Salah satunya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Sebelumnya, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merilis rekomendasi terbaru terkait sekolah tatap muka.
Ini berdasarkan pertimbangan risiko peningkatan kasus Covid-19 usai liburan dan hadirnya varian Omicron di Tanah Air.
Baca Juga :
Pihak IDAI menyebut ada peningkatan kasus Covid-19 usai liburan. Bukan hanya orang dewasa yang terpapar, tetapi juga anak-anak.
Sebagian besar kasus dialami anak yang belum mendapat imunisasi Covid-19.
Rekomendasi baru terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM) juga mempertimbangkan pentingnya proses pendidikan anak usia sekolah dan sudah diaplikasikannya beberapa inovasi metode pembelajaran oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
“IDAI mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Tapi, pada waktu dan tempat yang tepat, karena keselamatan dan kesehatan anak adalah yang utama,” kata Sekjen IDAI dr Hikari Ambara Sjakti.
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Makassar mengatakan bahwa Kota Makassar saat sudah mencapai 100 persen PTM dengan menyesuaikan keadaan.
Meski ada varian baru covid-19, tetap proses PTM tetap akan dijalanlan. Sembari tetap memantau perkembangan virus.
“Insya Allah, kita tetap jalan dan memantau perkembangan potensi penyebaran dan tetap menyarangkan kepihak dinas pendidikan memantau secara ketat pelaksanaan PTM,” ujarnya, Jumat (7/1).
Perlu diketahui bahwa Pemerintah Kota Makassar telah melakukan vaksinasi covid-19 sebanyak 72% dari total sekitar 1,1 juta warganya.
Tercatat sebanyak 888.808 warga Makassar telah diberi vaksin dosis pertama. (Alam)




Komentar