Covid-19 Naik Lagi, Masyarakat Sulsel Diminta Terapkan Prokes Ketat

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Sabtu, 05 Februari 2022 19:31

Seseorang yang berjalan di depan sebuah tembok yang berisi lukisan sebagai tanda bahwa tenaga kesehatan mengajak semua masyarakat Indonesia untuk lawan virus corona. FOTO: Istimewa.
Seseorang yang berjalan di depan sebuah tembok yang berisi lukisan sebagai tanda bahwa tenaga kesehatan mengajak semua masyarakat Indonesia untuk lawan virus corona. FOTO: Istimewa.

MAKASSAR – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menghimbau masyarakat untuk memperhatikan pentingnya protokol kesehatan. Mengingat, situasi Covid-19 yang kembali meningkat di Indonesia.

Hal sama pun juga terjadi di Sulawesi Selatan. Tercatat tanggal 3 Februari 2022, kasus harian konfirmasi positif bertambah 106 kasus baru. Kondisi itu pun mencatat total kasus positif aktif sebanyak 332 orang atau 0,30%. Sementara angka kesembuhan berada pada posisi 97,76% (nasional 94,1%); angka kematian 2,04% (Nasional 3,3%).

“Penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir mengalami peningkatan. Secara tegas dan perhatian khusus untuk seluruh Instansi Pemerintah, Swasta dan kepada wargaku yang tercinta di Sulawesi Selatan, mari kita memperketat dan disiplin protokol kesehatan. Ingat 5M,” ungkap Andi Sudirman, Sabtu (5/2/2022).

Ia pun mengajak masyarakat pentingnya protokol kesehatan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi. Dengan memilih opsi pertemuan daring.

Ia pun mengajak masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi dalam membentuk herd immunity ( kekebalan kelompok) sebagai salah satu langkah menekan penyebaran Covid-19. “Mari kita melakukan percepatan vaksinasi. Pastikan diri telah mendapatkan vaksinasi. Vaksinasi merupakan ikhtiar kita dalam meningkatkan herd immunity,” pintanya.

Selain itu, Andi Sudirman juga menginstruksikan kepada Bupati/Walikota di Sulsel agar konsisten melakukan 3T. Yakni tindakan melakukan tes Covid-19 (testing), penelusuran kontak erat (tracing), dan tindak lanjut berupa perawatan pada pasien COVID-19 (treatment).

“Kita perlu melakukan kesiapsiagaan untuk menghadapi jika terjadi lonjakan kasus, dengan menyediakan tempat Fasilitas Isolasi Terintegrasi (FIT) atau Isoter. Selain itu, kita perlu kesiapan Rumah Sakit, baik dari tenaga kesehatan, penyediaan TT ICU, obat-obatan, oksigen, dan lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, “kepada seluruh wargaku, mari kita jaga kesehatan dan imun di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini, serta senantiasa berdoa, agar kita selalu dalam lindungan-Nya,” ucapnya.

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Agustus 2026 19:36
Jelang Pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional, 1.157 Peserta Ikuti Defile di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Sebanyak 1.157 peserta yang tergabung dalam 117 kafilah dari 38 provinsi serta 79 kementerian dan lembaga mengikuti Defile Ka...
Metro24 Agustus 2026 18:33
Pemkot Makassar Sambut 1.157 Peserta MTQ VIII KORPRI Nasional Lewat Defile Kafilah
MAKASSAR, Trotoar.id — Defile kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 resmi dil...
Metro24 Agustus 2026 17:29
Jufri Rahman Soroti Tantangan AI, Minta ASN Tetap Pegang Etika dan Integritas
MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman menyoroti pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau artificial in...
Politik24 Agustus 2026 17:00
Jelang Pemilu 2029, Gerindra, Golkar dan PDIP Sulsel Pasang Target Tinggi
MAKASSAR, Trotoar.id — Jelang Pemilu 2029, sejumlah partai politik di Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin politik dengan memasang target peroleh...