Trotoar.id, Makassar – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia mencegat langkah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan usia menghadiri sebuah kegiatan di UI
Dihadapan Luhut Para Mahasiswa UI menanyakan soal Big Data yang sempat disampaikan Luhut jika ada 110 juta penduduk Indonesia yang sepakat akan penundaan Pemilu.
Luhut pun bersikukuh l, jika dirinya memiliki big data yang menjadi modal dirinya untuk menyuarakan penundaan pemilu.
Baca Juga :
- BEM UI Bersama 109 Kelompok Masyarakat Sipil Mengutuk Moeldoko Gegara Somasi ICW, Diduga Akibat Obat Ivermectin
- Rizal Ramli Sebut Presiden Bobot Akademik Pas-Pasan, Denny Siregar: IPK Rendah 2 Periode, IPK Tinggi Gak Punya Kerjaan
- Kritikan BEM UI Itu Biasa Saja, Jokowi: Ada Juga Yang Ngomong Saya Ini ‘Bebek Lumpuh’ dan ‘Bapak Bipang
Bahkan Luhut menggunakan berbagai cara untuk mengelak pertanyaan Mahasiswa yang meminta Big Data oleh Mahasiswa
“Banyak dan ada di saya (big data masyarakat ingin Pemilu 2024 ditunda-Red),” ujar Luhut.
Hingga Mahasiswa meminta agar nih data yang dimiliki lumut untuk dipublikasi ke Publik
” Kalau ada keluarin datanya pak” Teriak Mahasiswa
Mendengar desahan itu, Luhut, langsung neg gas hingga menolak apa yang menjadi tuntutan di hadapan mahasiswa.
“Kamu tidak berhak juga menuntut saya. Saya punya hak untuk bilang enggak,” kata Luhut tanpa memberikan alasan kepada Mahasiswa. Di lansir Poskota.co.id
Sebelumnya beberapa waktu yang lalu, Luhut sempat menyampaikan jika dirinya memiliki Big tentang keinginan masyarakat Indonesia yang ingin Pemilihan Umum 2024 ditunda
“Kita kan punya big data, saya ingin lihat, kita punya big data, dari big data itu, kira-kira meng-grab 110 juta. Iya, 110 juta, macam-macam, Facebook, segala macam-macam, karena orang-orang main Twitter, kira-kira orang 110 jutalah,” klaim Luhut.



Komentar