Ekonomi

Selama Setahun ASS Perjuangkan Bandara Sorowako Jadi Milik Publik, setelah 40 Tahun Dikuasai Pihak Asing 

Awal Febri
Awal Febri

Senin, 16 Mei 2022 16:03

Saat Gubernur ASS menaiki pesawat dari Bandara Sorowako.
Saat Gubernur ASS menaiki pesawat dari Bandara Sorowako.

Luwu Timur, trotoar.id – Bandara Sorowako yang berlokasi Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur kini sudah resmi menjadi aset milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Hal itu ditandai penandatanganan dan serah terima Bandara Sorowako oleh Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk, Febriany Eddy kepada Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman pada acara 19 Tahun Kabupaten Luwu timur, pada 12 Mei 2022.

Adapun tiga objek yang diserahkan PT Vale, yakni lahan seluas 25,4 hektar (ha), barang bergerak berupa aset-aset yang berfungsi sebagai sarana dan prasarana yang mendukung pengoperasian bandara sorowako, serta pengelolaan jasa kebandarudaraan atas Bandar Udara Sorowako di Luwu Timur.

Dalam proses pengalihan dari penerbangan privat menjadi publik, butuh perjalanan wacana yang bertahun-tahun lamanya. Sebelumnya telah diusahakan oleh beberapa Gubernur terdahulu. 

Namun, di era kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman, Pemprov Sulsel berhasil mengambil alih Bandara Sorowako hanya dalam kurung waktu setahun. Apalagi diketahui, Bandara Sorowako dibangun sejak tahun 1980an.

Tahapan prosesnya dimulai pada tanggal 30 April 2021, tanda tangan MoU penyerahan hibah Bandara Sorowako antara Plt Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman (ASS) dan Presiden Direktur PT. Vale Indonesia Tbk. 

Dilanjutkan pada tanggal 29 Desember 2021 tanda tangan perjanjian hibah Bandara Sorowako antara Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman dengan Presiden Direktur PT. Vale Indonesia Tbk

Dilanjutkan proses serah terima pada tanggal 12 Mei 2022 dengan penandatanganan akta pelepasan Bandara Sorowako antara Gubernur dan Presiden Direktur PT. Vale Indonesia Tbk.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman berharap, “optimalisasi sistem transportasi Bandara Sorowako akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Luwu Raya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru ke depan. Tetap semangat sekaligus apresiasi kepada PT Vale atas komitmen bagi masyarakat sekitar,” jelasnya, Senin (16/5/2022).

Sementara itu, Ketua PB Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) Raya, Saldi Kaso menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sulsel. 

“Apresiasi kepada Pemerintah Sulawesi Selatan, dalam hal ini Gubernur Sulsel, pada masa pemerintahannya telah  berhasil mengambil bandara Sorowako yang sebelumnya dikuasai oleh PT Vale dan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang sebelumnya sifatnya private menjadi komersil,” ungkapnya.

“Karena ini akan berefek bagi masyarakat itu sendiri yang ada di Luwu Timur sebagai layanan akses. Dan juga sebagai sumber pendapatan daerah,” tambahnya. (*)

Penulis : Al/Up

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah13 Agustus 2026 16:53
Pemkab Luwu Tak Menunggu Kekeringan Meluas, Pompa Air hingga Deep Well Disiapkan
LUWU, Trotoar.id — Kekeringan mulai mengancam sejumlah wilayah di Kabupaten Luwu. Di tengah potensi kemarau berkepanjangan dan cuaca ekstrem, Pemeri...
Nasional13 Agustus 2026 16:49
Bulog Ungkap Stok Jagung Sulselbar 52.565 Ton, Harga SPHP untuk Peternak Rp5.500 per Kg
MAKASSAR, Trotoar.id — Persoalan mahalnya biaya pakan kembali menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B DPRD Sulawesi Selatan bersa...
Metro13 Agustus 2026 16:31
Pemakzulan Bupati Gowa: Mulus ke Mahkamah Agung atau Mental di Meja Hukim?
GOWA, Trotoar.id — Tujuh fraksi di DPRD Kabupaten Gowa telah mengunci sikap politiknya. Hak menyatakan pendapat disepakati, dengan agenda paling kon...
Parlemen13 Agustus 2026 14:22
Harga Telur Anjlok, Komisi B DPRD Sulsel Bongkar Beban Peternak dari Hulu ke Hilir
MAKASSAR, Trotoar.id — Harga telur ayam ras di Sulawesi Selatan kembali menjadi persoalan serius bagi peternak.  Di satu sisi harga jual telur di t...