News

Zakat Berbasis Kearifan Lokal di Bulukumba

Suriadi
Suriadi

Selasa, 07 Juni 2022 19:45

Zakat Berbasis Kearifan Lokal di Bulukumba

Bulukumba, trotoar.id – Kementerian Agama Bulukumba melalui kepala kantornya H. Muhammad Yunus mendorong penerimaan dan penyaluran zakat berbasis kearifan lokal.

Muhammad Yunus, menyampaikan guna menumbuhkembangkan kesadaran mengeluarkan sebagian hartanya, masyarakat yang mampu atau muzakki harus didekati dengan pendekatan kearifan lokal. 

“Pendekatan kearifan lokal ini penting dilakukan karena nilai- nilai kearifan lokal sudah tertanam dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, kearifan lokal yang ada di Bulukumba seperti saling menyayangi (sikamasei), saling menghormati (sipakalebbi), saling membantu (ma’bule bola) dan nilai kearifan lokal lainnya yang sejalan dengan nilai Islam harus menjadi spirit kemanusiaan dan tentu juga harus menjadi bahan edukasi dan sosialisasi Zakat Infaq Sedekah (ZIS) kepada masyarakat.

Untuk itu, pihaknya mendorong lembaga zakat atau unit pengelola zakat di tingkat desa kelurahan dalam menjalankan tugasnya melakukan pendekatan kearifan lokal.

Untuk memulai terobosan ini, Muhammad Yunus membuat pilot proyek di Kecamatan Bulukumpa dan Gantarang. Proyek percontohan itu diberi nama AKZI SIFALENU atau akselerasi zakat infaq sedekah melalui segenggam beras, sedekah subuh dan segenggam kopi dan cengkeh bahkan sebiji porang.

Manfaat dari gerakan ini adalah tersedianya pelayanan ZIS yang dekat dengan masyarakat, serta terwujudnya manfaat zakat yang dirasakan langsung masyarakat.

Wakil Bupati Andi Edy Manaf mengapresiasi terobosan pengelolaan zakat berbasis kearifan lokal ini. 

Menurutnya program AKZI SIFALE’NU tersebut sangat sejalan dengan semangat Visi Pemerintah Kabupaten Bulukumba yaitu Mewujudkan Masyarakat Produktif, Yang Berkarakter Kearifan Lokal Menuju Bulukumba Maju dan Sejahtera.

Olehnya itu, Edy Manaf berharap ke depan gerakan inovasi ini dapat dicontoh atau diduplikasi di wilayah lainnya sebagai upaya meningkatkan capaian penerimaan Zakat Infaq Sedekah untuk membantu kehidupan masyarakat yang tidak mampu sebagai sebuah tanggungjawab bersama.

“Terobosan ini, bukan hanya pada aspek metode pengumpulan ZIS berbasis kearifan lokal, namun program ini juga memberikan contoh pada cara pengelolaan atau pemanfaatan ZIS melalui kegiatan yang menjadi kebutuhan riil masyarakat,” ungkapnya pada Launching AKZI SIFALENU di Desa Tibona Kecamatan Bulukumpa, Selasa, 7Juni 2022.

Lebih lanjut dikatakan, dengan model kemitraan bersama Unit Pengelola Zakat (UPZ), maka diharapkan potensi zakat di Kabupaten Bulukumba lebih meningkat dengan sistem pengelolaan yang lebih profesional, dalam arti terdata, transparan dan akuntabel.

Turut hadir pada acara launching AKZI SIFALENU ini, Camat Bulukumpa, Andi Ridwan, Ketua Baznas Bulukumba ustaz Kamaruddin Hambali, dan jajaran Kementerian Agama Bulukumba.(*)

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah13 Agustus 2026 16:53
Pemkab Luwu Tak Menunggu Kekeringan Meluas, Pompa Air hingga Deep Well Disiapkan
LUWU, Trotoar.id — Kekeringan mulai mengancam sejumlah wilayah di Kabupaten Luwu. Di tengah potensi kemarau berkepanjangan dan cuaca ekstrem, Pemeri...
Nasional13 Agustus 2026 16:49
Bulog Ungkap Stok Jagung Sulselbar 52.565 Ton, Harga SPHP untuk Peternak Rp5.500 per Kg
MAKASSAR, Trotoar.id — Persoalan mahalnya biaya pakan kembali menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B DPRD Sulawesi Selatan bersa...
Metro13 Agustus 2026 16:31
Pemakzulan Bupati Gowa: Mulus ke Mahkamah Agung atau Mental di Meja Hukim?
GOWA, Trotoar.id — Tujuh fraksi di DPRD Kabupaten Gowa telah mengunci sikap politiknya. Hak menyatakan pendapat disepakati, dengan agenda paling kon...
Parlemen13 Agustus 2026 14:22
Harga Telur Anjlok, Komisi B DPRD Sulsel Bongkar Beban Peternak dari Hulu ke Hilir
MAKASSAR, Trotoar.id — Harga telur ayam ras di Sulawesi Selatan kembali menjadi persoalan serius bagi peternak.  Di satu sisi harga jual telur di t...