DPRD Makasasar

ARA: Kota Makassar Bukan Kaleng-Kaleng, Kami Tidak Mau Labrak Aturan Yang Kami Buat

Suriadi
Suriadi

Senin, 18 Juli 2022 19:33

Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Adi RAsyid Ali Duduk di Sebelah Kiri Wali Kota Makassar
Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Adi RAsyid Ali Duduk di Sebelah Kiri Wali Kota Makassar

Trotoar.id, Makassar – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar Adi Rasyid Ali menyebutkan makassar bukan kota kaleng-kaleng yang mudah dipengaruhi untuk mengikuti kebijakan yang bertentangan dengan produk hukum daerah. 

Olehnya itu dia meminta kepada Komisi C DPRD Makassar untuk mengundang Balai Kereta Api, Pemerintah KOta Makassar dan pemerintah Provinsi, membahas konsep pembangunan jalur kereta Api Maros Makassar.

“Jangan Anggap Makassar kota kaleng-kaleng, apa lagi akan melabrak aturan yang telah dibuatnya, saya jamin itu tidak mungkin, jadi saya meminta agar komisi C memanggil pihak terkait dalam hal pembangunan jalur kereta Api Maros Makassar,” Ungkap Adi Rasyid Ali di depan awak media di DPRD Makassar Senin, 18 Juli 2022

Politisi Partai Demokrat tersebut juga meminta kepada semua pihak untuk membawa dokumen perencanaan jalur kereta api karena, saat ini DPRD Belum tahu kebenaran yang sebenarnya terkait hal tersebut 

dirinya sebagai koordinator Komisi C, menambahkan dirinya akan melakukan pengawasan hal tersebut, serta memanggil ahli tata ruang, dan transportasi untuk memecahkan masalah apakah menerapkan jalur kereta api layang elevated atau At Grade 

“Kalau dari awal disepakati elevated, mengapa harus keluar dari kesepakatan,, apakah kesepakatan itu cuma seremonial saja,” tegasnya 

Dia mengaku jika kesepakatan yang diambil pemerintah kota makassar dengan balai kereta Api dan pemerintah provinsi bukan sekedar kesepakatan begitu saja, bahkan dirinya mengatakan permasalahan tersebut selesai. 

Sebab apa yang terjadi dikatakan karena adanya miskomunikasi dan koordinasi antara pemerintah kota makassar dan balai kereta API. 

“Jadi PIhak Balai segera segera melengkapi dokumen perencanaan AMDAL-nya, dan pemerintah kota akan memperlihatkan dokumen awalnya seperti apa, kita bedah bersama,” pacarnya.

Sementara, Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar Sangkala Saddiko mengatakan tak tahu menahu bila ada kesepakatan pembangunan kereta api poros Maros – Makassar menggunakan jalur elevated.

“Beberapa hari lalu saya pernah lakukan RDP dengan Balai KA dan Dinas Perhubungan. Yang mencuat bila anggaran 1,2 triliun tidak digunakan dalam rangka pembebasan lahan itu akan dikembalikan ke pusat,” tuturnya. 

Ia menilai hal itu sangat disayangkan bila dana tersebut dikembalikan. Namun, setelah mendengar penjelasan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto ia mengatakan pemerintah kota sangat mendukung. 

“Sebagai tupoksi kami akan memanggil pihak Balai KA dan dari pemerintah kota, kita akan bandingkan datanya. Komisi C tidak akan tinggal diam dan akan menindaklanjuti ini,” tuturnya.

Penulis : ARY

 Komentar

Berita Terbaru
Politik04 Agustus 2026 17:48
Dikukuhkan Jadi Ketua Gerindra Selayar, Natsir Ali:Warna Saya Sudah Jelas
MAKASSAR, Trotoar.id – Bupati Kepulauan Selayar Natsir Ali menegaskan dirinya bukan kader Partai Golkar sebagaimana informasi yang sempat beredar. I...
Politik04 Agustus 2026 17:37
Rakorda Gerindra Sulsel Kukuhkan Tujuh Ketua DPC, Lima Kepala Daerah Jadi Amunisi Baru Partai
MAKASSAR, Trotoar.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan mengukuhkan tujuh kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabup...
Politik04 Agustus 2026 14:07
Rakorda Gerindra Sulsel Lakukan Penyegaran Pengurus, Fokus Konsolidasi Hadapi Tahapan Pemilu 2027
MAKASSAR, Trotoar.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) sebagai bagian dari ...
Politik04 Agustus 2026 12:40
Bupati Enrekang Muhammad Yusuf Ritangnga Dikabarkan Dikukuhkan sebagai Ketua DPC Gerindra Enrekang
MAKASSAR, Trotoar.id – Bupati Enrekang, Muhammad Yusuf Ritangnga, dikabarkan akan dikukuhkan sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Enrekang da...