Pemda Luwu Utara

Angkat Isu Pernikahan Usia Anak, Wabup Suaib Mansur Apresiasi USAID ERAT

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 26 Januari 2023 17:09

Angkat Isu Pernikahan Usia Anak, Wabup Suaib Mansur Apresiasi USAID ERAT

Trotoar.id, Luwu Utara — Berangkat dari isu ketidaksetaraan gender yang mengarah pada pernikahan usia anak dan pengangguran perempuan, USAID ERAT dan Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara menggelar Pelatihan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) di Aula Hotel Bukit Indah Masamba, Rabu (25/1/2023).

Untuk diketahui, Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) adalah perencanaan yang disusun dengan mempertimbangkan empat aspek, yaitu akses, partisipasi, kontrol dan kemanfaatan yang diperhitungkan secara setara antara laki-laki dan perempuan.

“Di Indonesia, memang masih diikuti dengan isu-isu gender di bidang sosial. Misalnya, masih ada praktik-praktik yang mengarah pada ketidaksetaraan gender, seperti pernikahan usia anak.

Di Luwu Utara sendiri, saat ini masih kita temukan pernikahan usia anak,” ungkap Wakil Bupati Suaib Mansur saat membuka pelatihan PPRG.

Ia menyebutkan, pernikahan usia anak memiliki banyak risiko, mulai dari risiko kematian ibu hingga risiko lahirnya generasi stunting.

“Kalau berbicara stunting, itu efeknya panjang, dan apabila telanjur terjadi, itu dapat berakibat pada kondisi generasi anak-anak kita karena hidup dengan tidak layak. Jadi, ada banyak efek lainnya,” terangnya.

Oleh karena itu, Suaib yang juga didaulat sebagai Bapak Asuh Anak Stunting di Luwu Utara ini juga menekankan bahwa pernikahan usia anak perlu dihilangkan.

“Untuk menghilangkan pernikahan dini di Luwu Utara tentu membutuhkan sebuah analisis dan informasi-informasi yang ditemukan akan menjadi dasar kita untuk menentukan perencanaan seperti apa yang perlu dilakukan untuk mencapai satu tematik ini,” ucapnya.

Masih Suaib, isu-isu strategis seperti pernikahan usia anak dapat teratasi dengan program-program yang memiliki perencanaan yang baik.

“Itulah tujuan teman-teman hadir di pelatihan ini, yaitu bagaimana mengetahui masalah yang ada, menganalisis data dan informasi yang muncul pada masalah itu, dan nantinya diharapkan dapat menerjemahkan semua problem menjadi sebuah perencanaan,” jelas dia.

Orang nomor dua di Kabupaten Luwu Utara ini juga tak lupa memberikan apresiasi kepada USAID ERAT, sebagai pelaksana utama program ini, yang terus mendukung dan mengelaborasi pembangunan dan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Luwu Utara.

“Saya, selaku pemerintah daerah, mengapresiasi dan berterima kasih kepada teman-teman USAID ERAT yang telah memfasilitasi kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian pembangunan yang akan dilakukan di Kabupaten Luwu Utara,” pungkasnya. (ZJA)

Penulis : Bayu

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah13 Agustus 2026 16:53
Pemkab Luwu Tak Menunggu Kekeringan Meluas, Pompa Air hingga Deep Well Disiapkan
LUWU, Trotoar.id — Kekeringan mulai mengancam sejumlah wilayah di Kabupaten Luwu. Di tengah potensi kemarau berkepanjangan dan cuaca ekstrem, Pemeri...
Nasional13 Agustus 2026 16:49
Bulog Ungkap Stok Jagung Sulselbar 52.565 Ton, Harga SPHP untuk Peternak Rp5.500 per Kg
MAKASSAR, Trotoar.id — Persoalan mahalnya biaya pakan kembali menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B DPRD Sulawesi Selatan bersa...
Metro13 Agustus 2026 16:31
Pemakzulan Bupati Gowa: Mulus ke Mahkamah Agung atau Mental di Meja Hukim?
GOWA, Trotoar.id — Tujuh fraksi di DPRD Kabupaten Gowa telah mengunci sikap politiknya. Hak menyatakan pendapat disepakati, dengan agenda paling kon...
Parlemen13 Agustus 2026 14:22
Harga Telur Anjlok, Komisi B DPRD Sulsel Bongkar Beban Peternak dari Hulu ke Hilir
MAKASSAR, Trotoar.id — Harga telur ayam ras di Sulawesi Selatan kembali menjadi persoalan serius bagi peternak.  Di satu sisi harga jual telur di t...