DPRD Sulsel

Tiga Pimpinan DPRD Sulsel Jadi Saksi, JPU Sebut SPPD dan Kwitansi Fiktif Penyebab Tekor Kas DPRD Sulsel

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 07 Maret 2023 17:04

Pimpinan DP{RD Sulsel Hadir Menjadi Saksi dalam Sidang Tindak Pidana Koruspi Auditor BPK
Pimpinan DP{RD Sulsel Hadir Menjadi Saksi dalam Sidang Tindak Pidana Koruspi Auditor BPK

Trotoar.id, Makassar – Tiga pimpinan Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) hadir dalam sidang lanjutan kasus tindak pidana korupsi suap auditor Badan pemeriksa keuangan perwakilan Sulawesi Selatan 

Ketiga Pimpinan DPRD Sulsel yang hadir tersebut yakni Andi Ina Kartika Sari (Ketua DPRD Sulsel) Ni’matullah Erbe Wakil Ketua DPRD, Darmawangsyah Muin, serta Sekretariat DPRD Sulsel M Jabir 

Ketiga pimpinan DPRD Sulsel Hadir memberikan keterangan atas tindak pidana suap terhadap auditor BPK, bahkan beberapa pertanyaan dicecar oleh majelis hakim pengadilan Tindak pidana Korupsi Negeri Makassar, Selasa 7 Maret 2023. 

Dalam sidang Jaksa Penuntut Umum KPK menyebutkan jika DPRD Sulsel pada tahun anggaran 2020 mengalami tekor kas daerah sebesar Rp 20 miliar, dan salah satu penyebab terjadinya tekor adanya temuan SPPD Fiktif. 

Serta ditemukan pula perjalanan dinas yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, dan bukti pembayaran yang dibuat ganda oleh terhadap rekanan fiktif.

“tekor terjadi lantaran adanya Kwitansi ganda dan perjalanan Dinas pimpinan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan serta SPPD Fiktif,” Kata Salah satu JPU Johan Dwi Junianto 

Bahkan Johan menegaskan, atas temuan dari pemeriksaan BPK, pimpinan DPRD Sulsel bersepakat untuk menutupi kebocoran anggaran tersebut, agar tidak berpengaruh pada Predikat Wajar Tanpa Pengecualian yang ingin diraih pemprov Sulsel 

“Dari pernyataan Ketua DPRD menyampaikan jika WTP harus dipertahankan, bagaimanapun caranya,”ucap Johan 

Sehingga para Pimpinan DPRD Sulsel dan anggota DPRD bahu membahu untuk mencarikan solusi menutupi kebocoran anggaran tersebut, bahkan para pimpinan menyumbang dana untuk mengembalikan kebocoran kas daerah sebesar Rp 20 miliar 

Dimana masing masing pimpinan menyumbang bervariatif, Andi Ina Kartika Sari Sendiri menyumbang dana sebesar Rp 4 Miliar, Ni’matullah Erbe Rp 4 Miliar, Muzayyin Arif Rp 6 Miliar, dan 4 milyar, 3 Milyar dari Sekretariat DPRD Sulsel dari anggota DPRD yang lainnya. 

Penulis : Upi

 Komentar

Berita Terbaru
Metro06 Mei 2026 15:50
DPRD Sulsel Rekomendasikan Penghentian Aktivitas CV Hadaf Karya Mandiri di Enrekang
MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan merekomendasikan penghentian aktivitas operasional CV Hadaf Karya Mand...
Politik05 Mei 2026 21:53
Pelantikan Ketua KNPI Sulsel Dihiasi Dukungan Tokoh Nasional dan Daerah
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelantikan Vonny Ameliani Suardi sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan periode 2026–2029 m...
Daerah05 Mei 2026 18:09
Evaluasi PAD Triwulan I, Syaharuddin Alrif Instruksikan OPD Akselerasi Penggunaan QRIS
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola pendapatan un...
Politik05 Mei 2026 17:47
Tiga Ketua Umum KNPI Resmi Lantik Vonny Ameliani Pimpin KNPI Sulsel 2026–2029
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan periode 2026–20...