Sosialisasi

Anggota Fraksi PPP M Aras Gelar Bukber dan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 27 Maret 2023 23:04

Anggota Fraksi PPP M Aras Gelar Bukber dan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

Trotoar.id, Makassar, — Anggota fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPR RI M Aras menggelar sosialisasi empat Pilar yang dirangkaikan dengan hajatan buka puasa bersama 

Kegiatan dipusatkan di kediaman pribadi mantan Ketua DPW PPP Sulsel di jalan Beruang, kecamatan Mamajang Kota Makassar yang juga dihadiri sejumlah karyawan Emerald dan kerabat M Aras sendiri 

Pada kesempatan tersebut, Aras menyebutkan jika empat pilar kebangsaan yang cukup penting dalam menjaga kesatuan dan keutuhan berbangsa 

Dimana dalam empat pilar kebangsaan,  diantaranya  Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, sebagai pilar utama 

“ada empat pilar utama kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, keempatnya itu merupakan pilar utama bernegara,” Katanya 

Dia juga mengungkapkan dari setiap pilar kebangsaan UUD 1945 sebagai pedoman berbangsa dan bernegara, dan pancasila pemersatu kesatuan yang menjadi ideologu berbnagsa

Serta Bhinneka Tunggal Ika, merupakan semboyang bernegara dan berbangsa  

“Isi dari empat pilar kebangsaan adalah Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara, (NKRI) sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Lebih jauh, Muhammad Aras mengambil contoh kongkrit yang hidup di tengah kehidupan masyarakat sebagai implementasi praktis terhadap empat pilar kebangsaan. 

“Empat pilar menjadi perekat sehingga kita bisa hidup berdampingan meski suku dan nuansa kedaerahan sangat kental,” lanjutnya.

Mantan Ketua DPW PPP Sulsel ini menuturkan sebagai manusia tentu tidak ada yang bisa terlepas dari aturan. 

“Empat pilar merupakan pedoman dalam membuat aturan. Termasuk apa yang dijalani sehari-hari,” ujarnya.

“Kita semua ini di bawah naungan negara yang harus kita jaga. Tidak boleh mendirikan negara di atas negara. Kemudian ada bhineka tunggal ika. Dari sekian puluh ribu suku, tapi pedoman kita adalah Pancasila,” tutupnya. 

Penulis : Lutfi

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah25 April 2026 21:13
Sidrap Jadi Rujukan Nasional, Tapi Diuji: Benarkah Pertanian Modernnya Siap Direplikasi?
SIDRAP, Trotoar.id— Keberhasilan sektor pertanian di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kini menarik perhatian daerah lain. Pemerintah Kabupaten M...
Daerah25 April 2026 19:48
Sidrap Gaspol Pertanian Modern
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) resmi menggeber penerapan Advance Agriculture System sebagai strategi besar men...
Daerah25 April 2026 19:44
Ribuan Peserta Serbu Sidrap, Audisi Dangdut Academy ‘Diserbu’ Kesiapan Daerah Ikut Disorot
SIDRAP, Trotoar.id — Gelombang ribuan peserta audisi Dangdut Academy 8 memadati Kantor Bupati Sidenreng Rappang, Sabtu (25/4/2026). Antusiasme luar ...
Metro25 April 2026 15:50
Appi Sentil Kinerja KORMI: Jangan Cuma Seremonial, Program Harus Terasa di Masyarakat!
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melontarkan peringatan keras kepada jajaran Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indone...