KPK

KPK tetapkan Walikota Bandung Sebagai Tersangka Koruspi Pengadaan CCTV

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Minggu, 16 April 2023 02:50

Siaran langsung OTT KPK di PN Surabaya digelar di Gedung Merah Putih Jakarta, Jumat 21 Januari 2022 dinihari.
Siaran langsung OTT KPK di PN Surabaya digelar di Gedung Merah Putih Jakarta, Jumat 21 Januari 2022 dinihari.

Trotoar.id, Makassar — Yana Mulyana Walikota Bandung akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi pemberantasan Korupsi Komisi (KPK) terkait kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa Smart City Kota Bandung 

Selain Yana Mulyana ada lima orang lain yang yang ikut diamankan pada jumat 14 April 2023 juga ditetapkan sebagai tersangka, kasus tindak pidana korupsi. 

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, enam orang yang diamankan dalam operasi tangkap tangan kemarin, enam statusnya ditingkatkan sebagai tersangka, diantaranya Kadis Perhubungan Kota Bandung Dadang Darmawan

Baca Juga  KPK OTT Mantan Walikota

Kemudian Sekretaris Dinas Perhubungan Pemkot Bandung berinisial KR, BN Direktur PT SMA, SS selaku CEO PT Civo, AG selaku Manager PT SMA. 

Para tersangka diduga melakukan tindak pidana suap terkait pengadaan CCTV dan jasa jaringan internet pada program Bandung Smart City tahun Anggaran 2022-2023. 

“Enam tersangka berasal dari tiga pihak swasta Walikota, Kepala dinas Perhubungan dan Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bandung,” Jelasnya 

KPK Juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar RP 924 Juta yang terdiri dari pecahan rupiah, dollar Singapura, Ringgit Malaysia, dollar Amerika Serikat, dan Baht Thailand

Baca Juga  Ditebas dan Dicekoki Racun hingga Tewas Gegara Saat Ditanya Pria Ini Menjawab Tak Masuk Akal, Katanya Dipengaruhi Jin

Dikutip dari kompas.com Yana, Dadan, dan KR Disangka melanggar Pasal 12 huruf (a) atau Pasal 12 huruf (b) atau Pasal 11 dan 12B Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan 

Sementara pihak pemberi suap, SS, AG, dan BN yang disangka melanggar Pasal 5 Ayat (1) atau Pasal  5 Ayat (2) dan Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca Juga  Polisi Tetapkan Pacar Siswi SMP yang Ngaku di Culik Sebagai Tersangka

Sebelumnya dalam Operasi tangkap tangan (OTT) KPK Mengamankan 9 orang, namun setelah dilakukan pemeriksaan KPK menaikkan status perkara dugaan suap ini ke penyidikan dan menetapkan 6 orang tersangka.

Penulis : Lutfi

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen01 November 2026 17:13
Pengawasan APBD di Wajo, Sufriadi Arif Respons Keluhan Warga soal Pemadaman Listrik
WAJO, Trotoar.id — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, turun langsung menemui masyarakat dalam agenda Pengawasan Pelaksanaan ...
Metro01 November 2026 15:17
Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat Anti Mager, Gubernur Sulsel dan Kepala OJK Gaungkan Literasi Keuangan Syariah
MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan masyarakat memadati kawasan depan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (1/11/2026), untuk mengikuti kegiata...
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...
Politik01 November 2026 14:22
Patarai Amir Jadi Bakal Calon Tunggal Ketua Golkar Maros, Kantongi 14 Dukungan PK
MAROS, Trotoar.id — Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai mengerucut. Patarai Amir resmi diumumkan sebagai b...