Caleg PDIP

Dewa Agung Daeng Maraja: ”Saya Punya Niat, Kenapa Tidak?”

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Minggu, 14 Mei 2023 21:24

Dewa Agung Daeng Maraja: ”Saya Punya Niat, Kenapa Tidak?”

Trotoar.id, Makassar — Kalimat itu menjadi salah satu alasan Dewa Agung Daeng Maraja memutuskan untuk maju menjadi calon anggota legislatif provinsi dari Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan 8 (Soppeng dan Wajo). Niatnya ingin menjadi pelayan rakyat yang membulatkan tekadnya terjun ke politik.

Dewa Agung saat ini berusia 21 tahun, 5 bulan. Karena usianya yang masih belia itu, ia menjadi bacaleg termuda dari total 85 bacaleg PDI Perjuangan yang didaftarkan ke KPU untuk DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis, 11 Mei 2023 lalu.

Saat ini ia masih tercatat sebagai mahasiswa semester akhir di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Wakil Bendahara KNPI Kota Makassar serta Wakil Ketua Pemuda Penerus Amanat Proklamasi Indonesia (PPAPRI) Kota Makassar.

Baca Juga  Tak Kunjung Dibahas KPU, Ambisi PDIP Mendudukan Risfayanti di DPRD Pudar

Politik sebenarnya bukan barang baru buatnya, ia terlahir dari keluarga politisi. Ayahnya yaitu Husain Djunaid adalah politisi PDI Perjuangan mantan Anggota DPRD Soppeng dan DPRD Sulawesi Selatan. Tapi ia merasa belum punya banyak pengalaman. Ia masih muda. Usianya baru 21 tahun.

Meski demikian Dewa Agung mengaku sering mengikuti kegiatan dan pelatihan yang dilaksanakan oleh partai, seperti pelatihan media sosial, seminar dan pendidikan politik kader pemula serta pembekalan dan penguatan antikorupsi kepada bacaleg PDI Perjuangan.

Baca Juga  Danny Pomanto Berniat Gabung PDI-P, Iqbal: Partai Kami Partai Berhaluan Nasionalis Sialahkan Saja

Dewa Agung mengaku mendaftarkan diri sebagai bacaleg karena merasa aspirasi kawula muda kurang didengar. Dia berharap dengan kehadirannya sebagai wakil rakyat nantinya, bisa memperjuangkan aspirasi rakyat khususnya anak muda.

Meski menjadi bacaleg termuda, dia optimistis bakal terpilih menjadi anggota dewan provinsi dalam kontestasi politik 2024 nanti. Perjuangan dan doa menjadikan dirinya yakin akan mampu melewatinya dengan mudah. “Sekarang saya total berpolitik,”kata pria kelahiran Soppeng, 3 Desember 2001 ini.

Baca Juga  Tak Setuju IKN Dipimpin Ahok, Rocky Gerung: Wah Ini Cuma Dendam Supaya Mau Meledek Anies

Ketika ditanya, sejak kapan Dewa Agung menjadi kader PDI Perjuangan, spontan dijawab sejak dalam kandungan. “Saya ini masih dalam kandungan ibuku, yang namanya lagu wajib partai yaitu Mars dan Hymne PDI Perjuangan saya sudah hapal mati, “jawabnya sambil berkelakar.

Kata Dewa Agung, berpolitik itu harus riang gembira, Boleh bersaing ketat, tapi hubungan harus tetap dijaga. Kesantunan, sebagai nilai-nilai budaya Sulawesi Selatan, harus tetap dipelihara.

“Berpolitik itu harus santun dan riang gembira. Agar rakyat juga merasakan ketenangan”, ungkapnya

Penulis : Upi

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen01 November 2026 17:13
Pengawasan APBD di Wajo, Sufriadi Arif Respons Keluhan Warga soal Pemadaman Listrik
WAJO, Trotoar.id — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, turun langsung menemui masyarakat dalam agenda Pengawasan Pelaksanaan ...
Metro01 November 2026 15:17
Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat Anti Mager, Gubernur Sulsel dan Kepala OJK Gaungkan Literasi Keuangan Syariah
MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan masyarakat memadati kawasan depan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (1/11/2026), untuk mengikuti kegiata...
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...
Politik01 November 2026 14:22
Patarai Amir Jadi Bakal Calon Tunggal Ketua Golkar Maros, Kantongi 14 Dukungan PK
MAROS, Trotoar.id — Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai mengerucut. Patarai Amir resmi diumumkan sebagai b...