Pemkot Makassar

PJ Sekda Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja Rentan

Awal Febri
Awal Febri

Senin, 29 Januari 2024 15:25

PJ Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra, membahas langkah-langkah strategis untuk mengcover BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan di Kota Makassar. Pada Senin (29/01/2024).
PJ Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra, membahas langkah-langkah strategis untuk mengcover BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan di Kota Makassar. Pada Senin (29/01/2024).

Trotoar.id, Makassar — PJ Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra, membahas langkah-langkah strategis untuk mengcover BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan di Kota Makassar. Pada Senin (29/01/2024).

Firman menerima audiensi dari Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan, I Nyoman Hari, yang didampingi oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Nielma Palamba, di Ruang Kerja Sekda, Balai Kota.

Dalam pertemuan tersebut, Firman menyampaikan bahwa pemerintah Kota Makassar terus berupaya memberikan kenyamanan dan penjaminan bagi masyarakat, khususnya pekerja rentan.

Pekerja rentan yang dimaksud adalah pekerja sektor informal yang memiliki kondisi kerja di luar standar, berisiko tinggi, dan berpenghasilan minim, sehingga rentan terhadap gejolak ekonomi.

“Pemerintah Kota Makassar ingin menciptakan kota yang bertahan. Suatu kota bisa bertahan jika masyarakatnya merasa aman dan tenang dalam bekerja. Kita akan bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi pekerja rentan ini,” ungkap Firman.

Firman menegaskan bahwa ini merupakan program baru tahun ini yang akan dikerjasamakan dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Targetnya adalah mencakup 35 ribu pekerja rentan sepanjang tahun 2024, dan implementasinya akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan data yang ada.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan, I Nyoman Hari, menjelaskan bahwa pihaknya bersama Dinas Ketenagakerjaan sedang melakukan pemadanan data.

Data pekerja rentan akan ditarik dan disesuaikan dengan data real-time yang ada di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

“Program ini juga akan memadankan data dengan data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) untuk memastikan bahwa daftar nama sasaran sesuai dengan data P3KE,” tambah I Nyoman Hari.

Ia menegaskan bahwa program ini mencakup dua jenis perlindungan, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

Dengan kolaborasi ini, diharapkan dapat efektif mengurangi angka kemiskinan melalui pemberian perlindungan sosial kepada pekerja rentan di Kota Makassar secara nyata dan berkesinambungan.

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen11 Mei 2026 21:33
Sorotan Dapur MBG di Sulsel, Legislator Gerindra Desak Standarisasi Ketat dan Evaluasi Menyeluruh
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Gerindra, Andi Nirawati, melontarkan kritik tajam terhadap pengelol...
Metro11 Mei 2026 21:29
Bupati Andi Utta Pesan Jemaah Haji Bulukumba Saling Menolong dan Jaga Kebersamaan
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, secara resmi melepas keberangkatan jemaah calon haji (JCH) asal Bulukumba di Aula ...
Metro11 Mei 2026 21:25
Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Makassar Dilanjutkan Tanpa Ulang Proses
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memastikan proses seleksi direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar akan segera memasuki ta...
Metro11 Mei 2026 17:21
Progres MYP Jalan Sulsel Capai 60 Persen, Ruas Hertasning–Bili-Bili Dikebut
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan melalui skema Multiyears Project (MYP)...