Trotoar.id, Makassar – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan, Aryanto, memberikan penjelasan terperinci mengenai situasi inflasi dan perubahan harga bahan pokok di pasaran. Meskipun terjadi kenaikan harga beberapa barang, Aryanto menegaskan bahwa inflasi masih terkendali dengan baik.
Aryanto menjelaskan bahwa meski terjadi kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti gula, beras, dan telur, pihaknya terus memantau situasi pasar untuk mengendalikan inflasi.
“Hari ini Pak Gubernur memantau harga-harga untuk pengendalian inflasi. Harga terkendalilah,” ujarnya kepada media di Pasar Terong.
Menurut data yang disampaikan Aryanto, untuk bulan Januari, harga tomat mengalami kenaikan yang cukup signifikan, namun untuk bulan Februari ini, harga tomat tidak mengalami kenaikan yang berarti.
“Saat ini terjadi kenaikan harga pada telur, beras, dan gula, meskipun kenaikannya tidak begitu signifikan,” tambahnya.
Aryanto menekankan bahwa pengendalian inflasi melibatkan semua pihak, termasuk pedagang, distributor, dan masyarakat secara keseluruhan.
“Karena inflasi dipengaruhi oleh produksi, distribusi, dan pola konsumsi. Jika pola konsumsi dijaga dengan baik, maka harga akan terkendali,” paparnya.
Dalam kunjungannya ke Pasar Terong, Aryanto juga berdiskusi dengan penjual telur dan beras, Wali Nono. Menurut Wali Nono, harga telur eceran naik dari Rp45.000 menjadi Rp48.000, sedangkan harga beras juga mengalami kenaikan.
Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, turut berdiskusi dengan para pedagang di Pasar Terong. Bahtiar menginstruksikan agar para pedagang beras melakukan koordinasi dengan pihak Perum Bulog untuk memastikan stok beras tersedia setiap saat.
“Jika stok habis, segera minta lagi. Koordinasikan dengan Bulog untuk penyediaan stok secara berkala,” tegasnya.
Dalam kunjungan ini, Pj Gubernur Sulsel didampingi oleh Wali Kota Makassar, Kepala BI Wilayah Sulsel, Kepala BPS Sulsel, Kepala Perum Bulog Makassar, dan stakeholder terkait lainnya.
Berita ini merupakan upaya transparansi dari pemerintah Provinsi Sulsel dalam menyampaikan informasi mengenai inflasi dan perubahan harga bahan pokok kepada masyarakat.



Komentar