Pemda Luwu Utara

Bupati Lutra : Birokrasi Pemda Harus Kreatif

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Jumat, 08 Maret 2024 15:23

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, menekankan pentingnya dinamika dan solutif dalam birokrasi saat membuka Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 59 Tahun 2023 tentang Sistem Kerja Birokrasi Pemda Luwu Utara pada Rabu, 6 Maret 2024.
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, menekankan pentingnya dinamika dan solutif dalam birokrasi saat membuka Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 59 Tahun 2023 tentang Sistem Kerja Birokrasi Pemda Luwu Utara pada Rabu, 6 Maret 2024.

Trotoar.id, Makassar — Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, menekankan pentingnya dinamika dan solutif dalam birokrasi saat membuka Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 59 Tahun 2023 tentang Sistem Kerja Birokrasi Pemda Luwu Utara pada Rabu, 6 Maret 2024.

Indah menegaskan bahwa reformasi birokrasi merupakan strategi untuk menjadikan birokrasi pemda lebih kreatif, solutif, dan adaptif dalam menghadapi perubahan lingkungan strategis.

Dia mengingatkan bahwa kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat diukur dari capaian indeks atau nilai BerAhlak yang dievaluasi setiap tahun oleh Kementerian PANRB.

Untuk itu, Indah meminta kepada pimpinan perangkat daerah untuk menginternalisasi nilai-nilai BerAhlak di lingkungan kerjanya masing-masing.

Semua ASN diharapkan memahami dan mengaktualisasikan nilai-nilai BerAhlak yang mencakup berbagai dimensi strategis seperti berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

Menurut Indah, implementasi nilai-nilai BerAhlak memerlukan sistem kerja yang tegas dan terukur agar dapat menghasilkan kinerja individu dan organisasi yang optimal.

Dia menegaskan bahwa sistem kerja bukan hanya tentang proses administrasi, tetapi juga tentang nilai dan budaya kerja yang akan membentuk kultur organisasi yang produktif.

Sementara itu, Baso Mannyurungi, Kabag Tata Laksana Biro Organisasi Sekretariat Provinsi Sulawesi Selatan, yang hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut, menjelaskan pentingnya sistem kerja sebagai bagian dari reformasi birokrasi.

Dia menekankan bahwa implementasi sistem kerja dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi, dengan dialog kinerja sebagai langkah penting dalam mencapai target yang telah ditetapkan.

Penulis : Rn

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 Mei 2026 22:45
Dengar Kabar Lansia Tinggal di Gubuk, Wali Kota Munafri Langsung Respon Cepat Berikan Bantuan
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, menunjukkan respons cepat atas kondisi warganya yang hidup dal...
Daerah01 Mei 2026 22:12
Pemkab Sidrap Jajaki Kerja Sama Energi Terbarukan dengan Solar Karya Energy
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai menjajaki kerja sama di sektor energi baru terbarukan dengan Solar Karya ...
Daerah01 Mei 2026 22:08
Bupati Sidrap Terima KPPG Kendari, Dorong SPPG Capai Level Terbaik
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menerima audiensi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kota Kendari, Muly...
Politik01 Mei 2026 22:04
Jelang Pelantikan KNPI Sulsel, Vonny Ameliani Perkuat Sinergi OKP Lewat Audiensi
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani melaksanakan audiensi sekaligus menyampaikan undangan pelantikan Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Sul...