Trotoar.id, Makassar – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan telah menunjuk Arfandi Idris sebagai Koordinator Pelaksanaan Seleksi Fit Nad Proper tes untuk calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) dan Komisi Informasi Provinsi (KIP) Sulawesi Selatan.
Dalam pengumumannya, Ketua Komisi A DPRD Sulsel, Andi Syafruddin Fatahuddin bersama Sejumlah Anggita Komisi A menyampaikan Arfandi Idris dipercaya untuk memimpin proses seleksi yang melibatkan calon-calon anggota KPID dan KIP Sulawesi Selatan.
Arfandi Idris dipilih berdasarkan rekam jejaknya yang terpercaya dan memahami regulasi mengenai proses penyiaran dan informasi Publik
Baca Juga :
Seleksi Fit Nad Proper test yang akan di gelar 1 Hinga 2 April menjadi penentu siapa dari peserta yang dianggap mumounu untuk menduduki jabatan Publik bidang oebyuarna dan Informasi Publik
“Kami sudah rapat dan keputusannya uji kelayakan dan kepatutan akan di gelar 1-2 April mendatang,” katanya
Uji kelayakan dma kepatutan merupakan proses terpenting dalan memilih calon anggota KPID dan KIP yang berkualitas dan memiliki integritas tinggi untuk mewakili masyarakat Sulawesi Selatan.
Proses seleksi ini akan melibatkan berbagai tahapan evaluasi dan penilaian terhadap kompetensi serta integritas calon anggota KPID dan KIP Sulawesi Selatan.
Komisi A DPRD Sulsel menegaskan komitmen mereka untuk menjalankan proses seleksi ini dengan profesionalitas dan kejujuran yang tinggi demi terwujudnya lembaga KPID dan KIP yang efektif dan independen.
Arfandi Idris, sebagai Koordinator Pelaksanaan Seleksi, berjanji untuk melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan akan memastikan bahwa proses seleksi berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan memenuhi harapan masyarakat Sulawesi Selatan.
Proses seleksi ini diharapkan akan menghasilkan calon anggota KPID dan KIP Sulawesi Selatan yang memiliki kompetensi, integritas, dan komitmen untuk memberikan kontribusi yang positif dalam pengembangan dunia penyiaran dan informasi serta pelayanan informasi kepada masyarakat Sulawesi Selatan.




Komentar