Trotoar.id, Makassar, – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan mengadakan pelatihan intensif bagi seluruh Anggota DPRD terpilih di Hotel Claro Makassar, Jumat (14/6/2024).
Acara yang dikemas dalam bentuk bimbingan teknis ini, dihadiri oleh 159 Anggota DPRD terpilih dari Fraksi NasDem di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai 13 hingga 14 Juni 2024 ini, bertujuan untuk memperdalam pemahaman tugas DPRD bagi para legislator periode 2024-2029.
Baca Juga :
Bimbingan teknis ini menghadirkan sejumlah narasumber dari pengurus DPW. Di antaranya Sekretaris NasDem, Syaharuddin Alrif, dan Arum Spink yang menyampaikan materi tentang Ideologi Partai NasDem dengan tema “Restorasi Indonesia Gerakan Perubahan”.
Ketua Fraksi NasDem DPRD Sulsel, Ady Ansar, memberikan materi mengenai penguatan eksistensi anggota fraksi sebagai perwakilan di parlemen.
Sementara itu, Wakil Ketua DPW NasDem Sulsel, Mustaqim Musma, membawakan materi tentang media dan komunikasi publik.
Syaharuddin Alrif, Sekretaris DPW NasDem Sulsel, menjelaskan bahwa ideologi Partai NasDem adalah perubahan, yang harus dimaknai oleh setiap anggota dewan.
“Kita harus memastikan bahwa setelah terpilih, kita tetap rendah hati dan dekat dengan masyarakat, tidak berubah menjadi sombong,” tegas Syahar, sapaan akrabnya.
Wakil Ketua DPRD Sulsel ini juga menegaskan bahwa ideologi perubahan harus diimplementasikan secara nyata di lapangan dengan menunjukkan sikap dan akhlak yang baik.
“Kita harus selalu siap untuk bersilaturahmi dan turun ke masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Syaharuddin menekankan pentingnya pemahaman tentang perubahan yang harus diterapkan secara maksimal di masyarakat.
“Pengalaman saya selama tiga periode ini menunjukkan bahwa pelayanan dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat jauh lebih penting daripada politik uang,” jelasnya.
Syaharuddin menutup dengan menegaskan bahwa selama periode ini, lebih banyak bantuan yang diberikan kepada masyarakat dibandingkan uang yang diberikan saat pencoblosan.
“Kuncinya adalah dedikasi dan komitmen untuk melayani masyarakat,” pungkasnya.




Komentar