DPRD Makassar

Dewan Kawal Kasus Korban Bully SMPN 4 Sampai Tuntas

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 18 Juni 2024 15:27

Anggota DPRD Kota Makassar dari komisi C, Arifin Dg Kulle bersama Ari Ashari Ilham dan Azwar  dari Komisi B menerima pengunjuk rasa yang yang dilakukan oleh sejumlah pedagang di Terminal Makassar metro 
Anggota DPRD Kota Makassar dari komisi C, Arifin Dg Kulle bersama Ari Ashari Ilham dan Azwar  dari Komisi B menerima pengunjuk rasa yang yang dilakukan oleh sejumlah pedagang di Terminal Makassar metro 

Trotoar.id, MakassarDewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar menyatakan keprihatinan dan kegeraman terhadap kasus bullying yang terjadi di SMPN 4 Makassar.

Dewan meminta Pemerintah Kota Makassar untuk mendisiplinkan sekolah terkait praktik bullying ini.

Anggota DPRD Makassar, Ari Ashari Ilham, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan langsung dari orang tua siswa korban bullying.

Kasus ini menjadi lebih memprihatinkan karena korban adalah siswa disabilitas yang seharusnya mendapatkan perlindungan khusus dari pihak sekolah.

“Korban ini adalah siswa disabilitas. Kita di Kota Makassar harus menjaga agar mereka terhindar dari tindakan bullying. Pihak sekolah harus lebih jeli dan aktif dalam menjaga anak-anak kita di sekolah,” ungkap Ari Ashari Ilham saat dikonfirmasi, Selasa (18/6/2024).

Ari Ashari juga menyoroti adanya pihak sekolah yang menganggap bullying sebagai hal yang biasa terjadi.

Sikap ini membuatnya geram karena sekolah seharusnya menjadi tempat perlindungan dan pencegah tindakan tersebut.

“Orang tua menitipkan anak mereka di sekolah dengan harapan anak-anak mereka akan dijaga dengan baik. Kasus seperti ini sangat merusak mental anak-anak. Jangan sampai anak-anak menjadi tidak percaya diri atau merasa sakit hati,” tegasnya.

Ari Ashari Ilham menekankan pentingnya memberikan efek jera kepada pelaku bullying.

“Kita harus memberikan efek jera. Kalau memungkinkan, keluarkan saja anak yang suka bullying dari sekolah. Ini harus menjadi contoh bagi anak-anak dan orang tua murid lainnya,” tambahnya.

Dewan tidak ingin anak-anak di Makassar takut bersekolah karena praktik bullying yang marak terjadi.

“Jangan biarkan ada tempat atau ruang bagi anak-anak yang sering melakukan bullying di sekolah. Kita harus memberikan efek jera. Pelaku bullying harus berkoordinasi dengan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan untuk diberikan sanksi tegas,” ujarnya.

Ari Ashari Ilham menegaskan bahwa tindakan tegas harus diambil agar kasus serupa tidak terulang.

“Mulai hari ini, siapapun yang mencoba untuk melakukan bullying akan berhadapan dengan saya. Pelaku harus diberi efek jera, baik secara fisik maupun psikis,” sambungnya.

Ari Ashari Ilham juga menegaskan bahwa hanya meminta maaf kepada korban tidaklah cukup.

“Laporan langsung dari keluarga korban telah sampai kepada saya. Sekolah harus serius dalam membuat dan menjalankan aturan untuk mencegah bullying,” tegasnya.

Dewan DPRD Makassar berkomitmen untuk mengawal kasus ini hingga tuntas dan memastikan bahwa praktik bullying di sekolah dapat dihentikan.

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Metro08 September 2026 19:25
Entry Meeting BPK Sulsel, Munafri Tekankan Regulasi BUMD Tak Boleh Multitafsir
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat pengawasan terhad...
Metro08 September 2026 18:05
Andi Sudirman Lepas 20 Taruna Penerima Beasiswa Penerbangan, Siapkan Pilot Andal Kebanggaan Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperluas investasi di sektor sumber daya manusia melalui program beasiswa pendid...
Politik08 September 2026 17:45
Temui Gubernur, IAS Tegaskan Golkar Sulsel Sejalan dengan Pemerintahan Sudirman-Fatma
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan terpilih, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menemui Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sula...
Metro08 September 2026 16:28
Pemkot Makassar Terima PSU 18 Perumahan Senilai Rp578,68 Miliar, Appi Ubah Pola Penyerahan
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar kembali menambah aset daerah dari hasil penyerahan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) kawasan peru...