Trotoar.id, Makassar – Ketua Komisi E DPRD Sulawesi Selatan, Rahman Pina, menegur Kepala Sekolah SMA 13 Makassar terkait pembangunan gedung baru yang dianggap bermasalah. Teguran ini disampaikan dalam rapat kerja bersama seluruh kepala sekolah SMA se-Kota Makassar.
Rahman Pina menyoroti pembangunan gedung belajar di SMA 13 yang tidak sesuai dengan standar yang diharapkan. Menurutnya, sejak awal pihaknya telah mengingatkan agar pembangunan sarana pembelajaran menggunakan jasa kontraktor yang berpengalaman di bidangnya.
“Sejak awal kami sudah mengingatkan bahwa pembangunan sarana pembelajaran harus memakai jasa kontraktor yang berpengalaman. Jangan asal bekerja saja, akibatnya bisa seperti ini,” ujar Rahman Pina.
Baca Juga :
Dalam rapat tersebut, Rahman Pina juga mengingatkan kepada seluruh kepala sekolah untuk memilih pihak ketiga yang profesional dalam pembangunan gedung baru. Hal ini penting agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Teguran ini muncul ketika Kepala Sekolah SMA 13 Makassar mempertanyakan ketersediaan kursi atau bangku kelas yang akan digunakan oleh para siswa.
Menurut Rahman Pina, pembangunan gedung sekolah atau ruang belajar harus memperhatikan beberapa aspek, termasuk kualitas bangunan dan ketepatan waktu penyelesaian.
“Kami menerima banyak laporan dan keluhan terkait pembangunan gedung baru di SMA 13. Ini tidak bisa dibiarkan, karena gedung tersebut seharusnya sudah bisa digunakan oleh para siswa. Namun hingga kini masih banyak kendala yang harus diselesaikan,” tegas Rahman Pina.
Rahman Pina menekankan pentingnya menggunakan kontraktor yang kompeten untuk memastikan bahwa pembangunan gedung sekolah berjalan lancar dan sesuai dengan standar yang ditetapkan, sehingga dapat segera digunakan oleh para siswa tanpa ada masalah yang berarti.




Komentar