Pemprov Sulsel

Plh Sekda Provinsi Sulsel Buka Rakor TKPK dan Luncurkan Program Inovatif Penanggulangan Kemiskinan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 23 Juli 2024 23:29

Plh Sekda Provinsi Sulsel Buka Rakor TKPK dan Luncurkan Program Inovatif Penanggulangan Kemiskinan

Trotoar.id, Makassar – Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Darmawan Bintang, resmi membuka Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten/Kota serta meluncurkan dua program inovatif di Hotel Best Western, Makassar, Selasa, 23 Juli 2024.

Program tersebut adalah Sistem Kolaborasi Pembangunan Komprehensif dan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (Si Lebah Unggulan) dan Gerai Perizinan Sektor Perikanan dan Kelautan yang Memiliki Dampak (Gesit Ki Pak).

Andi Darmawan menekankan pentingnya kedua program ini dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya untuk membantu masyarakat miskin dan nelayan dalam berusaha.

“Program ini bukan hanya bertujuan untuk menurunkan angka kemiskinan, tetapi juga untuk meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir dan nelayan,” ujarnya.

Berdasarkan data terbaru, angka kemiskinan global mencapai 712 juta orang.

Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun 2019. Andi Darmawan menjelaskan bahwa peningkatan ini mungkin disebabkan oleh perubahan indikator kemiskinan yang semakin tinggi.

“Meski pendapatan masyarakat meningkat, indikator kemiskinan juga naik, sehingga jumlah orang miskin bertambah,” jelasnya.

Data dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menunjukkan bahwa sekitar 1,1 juta orang di Sulawesi Selatan berada pada garis kemiskinan ekstrem, atau desil satu.

“Ada empat desil yang diukur oleh Kemenko, dan kita berada pada desil pertama dengan angka 1,1 juta individu,” ungkapnya.

Untuk mengatasi kemiskinan ini, Andi Darmawan menekankan perlunya inovasi dari pemerintah daerah dalam menciptakan program-program yang efektif.

Salah satu upaya tersebut adalah peluncuran Si Lebah Unggulan yang bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Erlan Triska, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bappelitbangda Sulsel, menyatakan bahwa program ini bertujuan mensinergikan program penanggulangan kemiskinan ekstrem antara provinsi dan kabupaten/kota.

“Program Si Lebah Unggulan ini akan dilaksanakan di tiga kabupaten/kota pilot proyek: Jeneponto, Takalar, dan Parepare,” jelasnya.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Bappelitbangda Sulsel Dr. Setiawan Aswad, Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat Dr. Jayadi Nas, dan Kepala Kantor Japan International Cooperation Agency (JICA) Sulawesi Selatan Shintani Naoyuki.

Dengan sinergi dan kolaborasi ini, diharapkan angka kemiskinan di Sulawesi Selatan dapat ditekan secara signifikan. (*)

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 September 2026 19:45
Raih 44 Emas, Sulsel Juara Umum Kejurnas Karate-Do Gojukai Piala Jaksa Agung 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Kontingen Pengurus Daerah (Pengda) Karate-Do Gojukai Indonesia Sulawesi Selatan tampil sebagai juara umum Kejuaraan Nasional ...
Olahraga01 September 2026 18:41
Piala Gubernur Sulsel 2026 Bergulir, Enrekang-Bone-Jeneponto Buka Turnamen dengan Kemenangan Telak
MAKASSAR, Trotoar.id— Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026 resmi bergulir serentak di empat zona regional. Pada laga pembuka, Enrekang, Bone, dan Je...
Metro01 September 2026 17:36
Gerak Bersama PKK, Sulsel Perkuat Koperasi untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga
MAKASSAR, Trotoar.id— Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Koperasi dan UKM Sulsel memperkuat kapasitas pengurus Koperasi PKK s...
Metro01 September 2026 16:37
Warga Keluhkan Pemadaman Bergilir, Appi Panggil PLN ke Balai Kota: Ditarget Normal 5 September
MAKASSAR, Trotoar.id — Keluhan warga Makassar soal pemadaman listrik bergilir langsung ditindaklanjuti Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. Manajem...