Pemkot Makassar

Kadisdik Makassar Bantah Keras Larangan Partisipasi Sekolah dalam Jambore Pramuka

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 01 Agustus 2024 15:54

Kadisdik Makassar Bantah Keras Larangan Partisipasi Sekolah dalam Jambore Pramuka

Trotoar.id, Makassar – Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin, membantah tudingan yang menyebutkan dirinya melarang sekolah-sekolah di bawah naungannya untuk berpartisipasi dalam Jambore Pramuka Cabang Makassar yang akan diselenggarakan pada 14-19 Agustus 2024.

Muhyiddin secara tegas menepis klaim yang beredar, menegaskan bahwa tidak ada instruksi atau arahan apapun dari pihaknya kepada kepala sekolah SD dan SMP di Makassar terkait larangan mengikuti kegiatan Jambore tersebut.

“Saya tegaskan, tidak pernah ada larangan atau instruksi dari saya kepada kepala sekolah atau siapapun untuk tidak mengikuti Jambore Pramuka ini. Tuduhan bahwa larangan ini didasari alasan politik atau lainnya adalah tidak benar,” ujarnya pada Kamis, 1 Agustus 2024.

Baca Juga  Pemkot Makassar Tertibkan PKL di Ujung Tanah, Utamakan Dialog dan Solusi Relokasi

Lebih lanjut, Muhyiddin menjelaskan bahwa beberapa orang tua murid mengeluhkan besarnya biaya operasional yang dibebankan kepada siswa untuk mengikuti kegiatan Jambore.

“Kami memang menerima sejumlah keluhan dari orang tua siswa terkait biaya yang harus mereka keluarkan. Selain itu, ada juga kepala sekolah dan guru yang menyampaikan kesulitan yang mereka hadapi dalam mengumpulkan biaya operasional yang cukup besar untuk kegiatan ini,” ungkapnya.

Muhyiddin menekankan bahwa dalam Surat Permohonan Rekomendasi yang diterbitkan pada 21 Juni 2024, sama sekali tidak ada pernyataan yang mewajibkan sekolah-sekolah untuk memungut biaya dari siswa.

Baca Juga  Reses di Tamparang Keke, Budi Hastuti Serap Aspirasi Warga Soal Jalan Rusak dan Drainase

“Surat tersebut bersifat rekomendasi atau ajakan untuk berpartisipasi, bukan sebuah kewajiban. Kami memahami bahwa tidak semua sekolah atau orang tua mampu menanggung biaya yang dibutuhkan,” jelasnya.

Untuk itu, Dinas Pendidikan Kota Makassar memberikan keleluasaan kepada sekolah-sekolah untuk memutuskan sendiri apakah mereka akan mengikuti kegiatan Jambore berdasarkan kemampuan masing-masing.

“Keputusan akhir kami serahkan kepada masing-masing sekolah sesuai dengan kondisi mereka. Kami juga berharap bahwa kegiatan ini dapat tetap berlangsung dengan baik dan memberikan manfaat positif bagi para siswa yang dapat berpartisipasi,” tambahnya.

Baca Juga  Iqbal Suhaeb Harap PHF 2019 Dapat Majukan Pariwisata di Makassar

Muhyiddin juga menegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan Jambore adalah untuk memberikan pengalaman edukatif yang berharga bagi siswa, serta menanamkan nilai-nilai kemandirian dan kebersamaan.

“Kami harap, isu-isu terkait biaya operasional tidak lagi menjadi penghalang bagi sekolah-sekolah yang ingin berpartisipasi. Kami ingin memastikan bahwa kegiatan ini tetap dapat diikuti oleh siswa tanpa membebani pihak sekolah maupun orang tua,” tutupnya.

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen27 Oktober 2026 00:51
Pansus DPRD Sulsel Sepakat Tak Naikkan Tarif PKB dan BBNKB, Konsultasikan Perubahan Perda ke Kemendagri
4 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang membahas perubahan Pe...
Parlemen27 Oktober 2026 00:46
Pansus DPRD Sulsel Dorong Dana Abadi Kebudayaan dan Perlindungan Masyarakat Adat
7 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Pemajuan Kebudayaan DPRD Sulawesi Selatan mendorong pengu...
Metro26 Oktober 2026 14:44
Stadion Untia Mulai Ditimbun, Appi Kejar Target Rampung Akhir 2027
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, mulai memasuki ta...
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...