Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, Beri Dukungan Penuh untuk Film Uang Panai 2: Maha(l)r

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 05 Agustus 2024 21:39

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, Beri Dukungan Penuh untuk Film Uang Panai 2: Maha(l)r

Trotoar.id, Makassar – Film “Uang Panai 2: Maha(l)r,” yang dibintangi oleh duo komedian Tumming dan Abu, siap tayang perdana di bioskop pada 8 Agustus 2024.

Sebagai kelanjutan dari kesuksesan film pertama “Uang Panai,” yang dirilis pada 2016 dan berhasil menembus box office nasional, film ini diharapkan dapat kembali mengangkat nama Kota Makassar di kancah perfilman Indonesia.

Pada Senin, 5 Agustus 2024, Tim Produksi Uang Panai 2 bersama aktor utama, Abu, melakukan pertemuan dengan Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, di kediaman Amirullah.

Dalam pertemuan tersebut, Danny Pomanto menerima undangan untuk menghadiri gala premier film ini bersama para pemain dan kru di Bioskop XXI Panakukang.

Baca Juga  Ketua TP PKK Makassar Dorong Kolaborasi Pembangunan Kota

Danny Pomanto, yang dikenal selalu mendukung karya-karya lokal, menyatakan optimismenya terhadap kesuksesan film ini.

“Saya percaya Uang Panai 2 akan memberikan tontonan yang lebih menarik dari sebelumnya. Kita harus terus memberikan dukungan kepada sineas lokal seperti ini,” ungkap Danny Pomanto.

Film “Uang Panai 2” yang diproduksi oleh Studio 786 Production, Finisia Production, dan Rumpi Entertainment, ini mengusung genre komedi romantis dan disutradarai oleh Ihdar Nur.

Kisahnya melanjutkan perjalanan karakter Tumming dan Abu yang kali ini membantu Iccang (diperankan oleh Rendi Yusa Ali) dalam menghadapi tantangan untuk menikahi kekasihnya, Icha (diperankan oleh Dini Arishandy), yang bekerja sebagai dokter.

Baca Juga  Makassar Berhasil Sabet Penghargaan Kota Terinovatif

Cerita film dimulai dengan usaha Ancha, Tumming, dan Abu dalam membangun perusahaan PT. Pattumbu, yang khusus menangani permasalahan uang panai atau mahar pernikahan.

Iccang menjadi klien pertama mereka, yang dihadapkan pada syarat mahar sebesar Rp200 juta oleh orang tua Icha. Perjuangan Iccang dalam mengumpulkan uang tersebut menjadi inti dari cerita film ini.

Film “Uang Panai 2: Maha(l)r” akan tayang di berbagai bioskop di kota-kota besar Indonesia, termasuk Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Bali, Makassar, hingga kota-kota di Indonesia Timur seperti Manado, Ambon, dan Jayapura.

Baca Juga  Appi Tegaskan Penindakan Parkir Liar dan Bangunan Ilegal: “Segera Dieksekusi, Tidak Ada Cerita”

Wali Kota Danny Pomanto juga mengajak seluruh masyarakat Makassar untuk mendukung karya sineas lokal ini dengan menonton “Uang Panai 2” di bioskop mulai 8 Agustus.

“Mari kita dukung dan ramaikan penayangan film ini. Ini adalah kebanggaan kita bersama,” tutupnya.

Dengan dukungan dari Wali Kota dan antusiasme masyarakat, “Uang Panai 2” diharapkan dapat melanjutkan kesuksesan film pertamanya dan kembali menghibur penonton dengan cerita khas Makassar yang penuh humor dan nilai-nilai budaya lokal.

Penulis : Febri

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen27 Oktober 2026 00:51
Pansus DPRD Sulsel Sepakat Tak Naikkan Tarif PKB dan BBNKB, Konsultasikan Perubahan Perda ke Kemendagri
4 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang membahas perubahan Pe...
Parlemen27 Oktober 2026 00:46
Pansus DPRD Sulsel Dorong Dana Abadi Kebudayaan dan Perlindungan Masyarakat Adat
7 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Pemajuan Kebudayaan DPRD Sulawesi Selatan mendorong pengu...
Metro26 Oktober 2026 14:44
Stadion Untia Mulai Ditimbun, Appi Kejar Target Rampung Akhir 2027
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, mulai memasuki ta...
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...